HOME  ⁄  Olahraga

Atlet Muda Indonesia Bersinar di Asian Para Games 2026, Jadi Andalan Menuju Paralimpiade Los Angeles 2028

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Atlet Muda Indonesia Bersinar di Asian Para Games 2026, Jadi Andalan Menuju Paralimpiade Los Angeles 2028
Foto: (Sumber :Atlet para renang Indonesia Abdil Majid Rahman berfoto sambil memegang medali emas di Nagoya City General Gymansium, Nagoya, Jepang, Kamis (22/10/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda).)

Pantau - Keberhasilan sejumlah atlet muda Indonesia meraih medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi modal penting bagi regenerasi atlet nasional dalam menghadapi Paralimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat.

Prestasi atlet muda tersebut mendapat perhatian Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, yang menilai pembinaan jangka panjang diperlukan untuk menjaga konsistensi penampilan mereka di tingkat internasional.

Reda menegaskan bahwa program pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang berkesinambungan menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan atlet muda.

"Makanya, itu menjadi salah satu cara agar si atlet-atlet ini bisa tetap konsisten," kata Reda saat menjelaskan pentingnya perpanjangan pelatnas di Nagoya, Jepang, Jumat (23/10/2026) malam.

Menurutnya, keberhasilan para atlet muda di Nagoya perlu ditindaklanjuti dengan program latihan yang terencana agar mereka mampu menghadapi persaingan lebih ketat pada kejuaraan internasional berikutnya.

Atlet 18 Tahun Pecahkan Rekor Dunia Lempar Cakram

Salah satu atlet muda Indonesia yang mencatatkan prestasi pada Asian Para Games 2026 adalah I Kadek Dwi Purwana Yasa dari cabang para atletik.

Atlet asal Bali yang baru berusia 18 tahun tersebut berhasil meraih medali emas nomor lempar cakram F57 putra sekaligus memecahkan rekor dunia.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026), Kadek mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter.

Hasil tersebut melampaui rekor dunia sebelumnya sejauh 48,68 meter yang juga tercatat atas nama Kadek.

Keberhasilan itu menambah catatan prestasi atlet muda Indonesia pada ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut.

Pencapaian Kadek juga menjadi salah satu hasil penting dalam upaya mempersiapkan generasi atlet para Indonesia menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

Perenang Muda Abdil Majid Rahman Raih Emas pada Debut Asian Para Games

Prestasi membanggakan juga diraih atlet para renang Indonesia, Abdil Majid Rahman, yang berhasil menyumbangkan medali emas pada penampilan perdananya di Asian Para Games.

Perenang berusia 17 tahun asal Kabupaten Kampar, Riau, tersebut tampil pada nomor 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB7.

Dalam pertandingan yang berlangsung Kamis (22/10/2026), Abdil mencatatkan waktu 1 menit 20,26 detik untuk memastikan medali emas bagi Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Abdil karena diraih dalam debutnya pada ajang Asian Para Games.

Selain Kadek dan Abdil, sejumlah atlet muda serta atlet debutan Indonesia juga berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu dari berbagai cabang olahraga.

Hasil tersebut memperlihatkan kontribusi generasi muda dalam perolehan medali kontingen Merah Putih selama pertandingan di Nagoya.

Indonesia Siapkan Regenerasi Atlet Menuju Paralimpiade 2028

Reda menilai keberhasilan atlet muda pada Asian Para Games 2026 harus diikuti dengan pembinaan yang berkelanjutan agar perkembangan kemampuan mereka tidak terhenti setelah kejuaraan.

Program pelatnas jangka panjang diperlukan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan kemampuan teknik atlet dalam menghadapi persaingan internasional.

Sebelum tampil pada Paralimpiade Los Angeles 2028, Indonesia dijadwalkan mengikuti ASEAN Para Games 2027 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi internasional yang akan dihadapi atlet para Indonesia dalam rangkaian persiapan menuju Paralimpiade 2028.

Sementara itu, kontingen Indonesia telah mengumpulkan 14 medali emas, 20 perak, dan 37 perunggu hingga Jumat (23/10/2026) malam.

Perolehan tersebut melampaui target awal pemerintah yang menetapkan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Keberhasilan menggandakan target medali emas disertai munculnya atlet muda berprestasi menjadi bekal Indonesia untuk melanjutkan pembinaan dan regenerasi atlet para menuju kompetisi internasional berikutnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026