
Pantau - Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, berhasil melaju ke final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan pasangan senegara, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio, melalui pertandingan sengit tiga gim dengan skor 21-18, 17-21, 22-20.
Pertandingan semifinal turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 100 tersebut berlangsung di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (24/10/2026).
Kemenangan dramatis itu memastikan Rian/Daniel melangkah ke final pertama mereka sebagai pasangan pada turnamen level Super 100.
Rian/Daniel Bangkit dari Ketertinggalan pada Gim Penentuan
Rian/Daniel mengawali pertandingan dengan merebut gim pertama melalui kemenangan 21-18 atas Taufik/Ongkytama.
Namun, Taufik/Ongkytama memberikan perlawanan sengit pada gim kedua dan berhasil menyamakan kedudukan setelah menang 21-17.
Memasuki gim ketiga, Rian/Daniel menghadapi tekanan berat setelah tertinggal jauh dalam perolehan poin dari pasangan lawan.
Rian mengakui dirinya terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat Taufik/Ongkytama semakin percaya diri dalam mengendalikan pertandingan.
Meski berada dalam posisi sulit, Rian/Daniel tidak menyerah dan terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan komunikasi serta menjaga fokus pada setiap poin.
"Meskipun tertinggal jauh perolehan poinnya dengan lawan, kami saling komunikasi. Mau tertinggal berapa pun, kami coba lebih fokus untuk setiap poinnya," ujar Rian di Kudus, Sabtu.
Menurut Rian, situasi tertinggal jauh dari Taufik/Ongkytama bukan pengalaman baru karena kondisi serupa beberapa kali terjadi ketika kedua pasangan menjalani latihan bersama.
Pengalaman tersebut membuat Rian/Daniel tetap percaya diri bahwa peluang membalikkan keadaan masih terbuka selama pertandingan belum berakhir.
"Jadi, mau ketinggalan berapa pun, kita coba buat lebih fokus saja karena sebelum 21 itu masih ada harapan," ujarnya.
Perjuangan Rian/Daniel akhirnya membuahkan hasil setelah mereka berhasil mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan untuk memenangkan gim penentuan dengan skor ketat 22-20.
Seusai pertandingan, Rian mengungkapkan rasa syukur karena mampu melewati pertandingan yang berlangsung sengit tersebut tanpa mengalami cedera.
Daniel Belum Puas Meski Raih Final Pertama Super 100
Daniel Edgar Marvino mengaku senang sekaligus bersyukur setelah berhasil memastikan tiket final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 bersama Muhammad Rian Ardianto.
Menurut Daniel, tekanan dari Taufik/Ongkytama mulai terasa sejak akhir gim kedua dan terus berlanjut hingga pertandingan memasuki gim penentuan.
Dalam situasi tersebut, Rian/Daniel berusaha mempertahankan konsentrasi, memperbaiki permainan, dan mengejar ketertinggalan poin hingga akhirnya meraih kemenangan.
Keberhasilan menembus partai puncak menjadi pencapaian penting bagi Rian/Daniel karena untuk pertama kalinya mereka mencapai final turnamen BWF World Tour Super 100 sebagai pasangan.
Meski demikian, Daniel menegaskan bahwa pencapaian tersebut belum membuat mereka puas karena masih memiliki target untuk merebut gelar juara.
"Perasaannya senang, pastinya. Kami berdua pertama kali final Super 100 ini dan kami masih belum puas. Kami harus maksimal lagi besok di final dan semoga saja lancar jadi juara," ujar Daniel.
Rian/Daniel pun bertekad meningkatkan penampilan agar mampu mempertahankan momentum positif pada pertandingan perebutan gelar juara.
Taufik/Ongkytama Kecewa Gagal Pertahankan Keunggulan
Sementara itu, pasangan Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio mengaku kecewa setelah gagal mempertahankan keunggulan pada gim ketiga.
Ongkytama menilai mereka sebenarnya sempat berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk memenangkan pertandingan sebelum Rian/Daniel berhasil mengejar ketertinggalan.
Namun, keinginan untuk segera menyelesaikan pertandingan membuat Taufik/Ongkytama bermain terlalu terburu-buru ketika lawan mulai mendekati perolehan poin.
Situasi tersebut menyebabkan mereka kehilangan ketenangan dan kesulitan mengendalikan permainan hingga akhirnya gagal memanfaatkan keunggulan yang telah dibangun.
"Kami sudah bisa dibilang 90 persen menang, tetapi belum bisa memanfaatkan itu. Akhirnya, keadaan berbalik," ujar Taufik.
Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan langkah Taufik/Ongkytama pada babak semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026.
Rian/Daniel Hadapi Pasangan Korea Selatan di Final
Pada pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (25/10/2026), Rian/Daniel akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Jo Song Hyun.
Pertandingan tersebut akan menentukan peraih gelar juara sektor ganda putra Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian turnamen BWF World Tour Super 100.
Rian/Daniel bertekad menampilkan permainan maksimal untuk merebut gelar juara setelah berhasil melewati pertandingan semifinal yang berlangsung ketat melawan sesama wakil Indonesia.
Keberhasilan mengalahkan Taufik/Ongkytama melalui pertarungan tiga gim menjadi modal bagi Rian/Daniel untuk menghadapi tantangan berikutnya pada partai puncak.
- Penulis :
- Arian Mesa




