HOME  ⁄  Sepakbola

ASBWI Papua Pegunungan Gelar Piala Pertiwi 2026 untuk Seleksi Pemain Sepak Bola Putri Menuju Pra-PON 2027

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

ASBWI Papua Pegunungan Gelar Piala Pertiwi 2026 untuk Seleksi Pemain Sepak Bola Putri Menuju Pra-PON 2027
Foto: Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Papua Pegunungan Issan Sambur memberikan sambutan saat pembukaan Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu 24/10/2026 (sumber: ANTARA/Yudhi Efendi)

Pantau - Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Papua Pegunungan menggelar turnamen Piala Pertiwi 2026 sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi pemain sepak bola putri untuk menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027.

Turnamen yang berlangsung di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, tersebut menjadi wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi pesepak bola putri dari berbagai kabupaten.

Ketua ASBWI Papua Pegunungan, Issan Sambur, mengatakan penyelenggaraan Piala Pertiwi tingkat daerah ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Papua Pegunungan.

Hal tersebut disampaikan Issan di Wamena, Sabtu, setelah secara resmi membuka turnamen Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026.

"Kami mengakui turnamen Piala Pertiwi baru pertama kali digelar di Papua Pegunungan untuk mendorong secara maksimal potensi putri-putri dari daerah ini untuk mengasah kemampuan di cabang olahraga sepak bola," ujar Issan.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada atlet sepak bola putri dalam meningkatkan keterampilan, memperoleh pengalaman bertanding, dan menunjukkan kemampuan mereka.

ASBWI Papua Pegunungan Targetkan Pemain Terbaik untuk Pra-PON 2027

Issan menjelaskan bahwa Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memantau kualitas pemain yang berpotensi memperkuat tim daerah.

Pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik selama turnamen berpeluang masuk dalam proses persiapan tim sepak bola putri Papua Pegunungan menghadapi Pra-PON 2027.

Babak kualifikasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju PON XXII yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Issan mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun sebelumnya, perwakilan sepak bola putri Papua Pegunungan dalam ajang Piala Pertiwi lebih banyak berasal dari Persitoli Tolikara.

Kondisi tersebut mendorong ASBWI Papua Pegunungan menyelenggarakan turnamen tingkat daerah agar pemain dari kabupaten lain juga memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan.

"Kami sengaja menggelar Piala Pertiwi ini karena selama beberapa tahun perwakilan dari Papua Pegunungan diwakili oleh Persitoli Tolikara sehingga tahun ini digelar supaya dapat dilihat potensi sepak bola dari daerah lain di Papua Pegunungan. Dan kegiatan ini juga sebagai sarana seleksi pemain untuk mengikuti Pra-PON sepak bola putri tahun 2027," jelasnya.

Melalui kompetisi tersebut, ASBWI Papua Pegunungan berharap proses pencarian bakat dapat menjangkau lebih banyak pemain sehingga pembentukan tim tidak hanya bergantung pada atlet dari satu daerah.

Sepak Bola Putri Papua Pegunungan Pernah Raih Empat Gelar Nasional dan Medali PON

Issan menilai Papua Pegunungan memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola putri yang telah dibuktikan melalui sejumlah prestasi pada kompetisi nasional.

Salah satu pencapaian yang disebutkan adalah keberhasilan sepak bola putri dari wilayah Papua Pegunungan menjuarai Piala Pertiwi tingkat nasional sebanyak empat kali berturut-turut.

Selain itu, tim sepak bola putri Papua Pegunungan berhasil meraih medali perunggu pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024.

Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti kemampuan pesepak bola putri Papua Pegunungan untuk bersaing dengan tim dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kami justru secara mengejutkan mampu meraih medali perunggu pada PON XXI di Aceh-Sumut tahun 2024 dan ini menandakan potensi besar sepak bola putri di Papua Pegunungan maka perlu didukung dan didorong secara maksimal," ungkap Issan.

Menurutnya, pencapaian tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pembinaan yang berkesinambungan dan penyelenggaraan kompetisi untuk meningkatkan kualitas atlet.

ASBWI Papua Pegunungan berupaya memperluas kesempatan bagi pesepak bola putri dari berbagai kabupaten agar dapat berkembang dan bersaing pada tingkat nasional.

Empat Tim Bersaing di Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026

Turnamen Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 diikuti empat tim sepak bola putri dari sejumlah daerah.

Keempat tim tersebut adalah Wamena United, Persilani Lanny Jaya, Persitoli Tolikara, dan Persigubin Pegunungan Bintang.

Keikutsertaan tim-tim tersebut memberikan kesempatan kepada ASBWI Papua Pegunungan untuk memantau keterampilan teknis, kemampuan bermain, dan potensi atlet dari masing-masing daerah.

Persitoli Tolikara mengikuti turnamen dengan status sebagai juara bertahan Piala Pertiwi musim 2024/2025.

Status tersebut menjadikan Persitoli Tolikara sebagai salah satu peserta yang memiliki pengalaman dalam kompetisi Piala Pertiwi.

Sementara itu, pertandingan pembuka turnamen yang berlangsung di Stadion Pendidikan Wamena pada Sabtu mempertemukan Wamena United dengan Persilani Lanny Jaya.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor imbang 0-0 setelah tidak ada gol yang tercipta sepanjang laga.

Hasil tersebut menjadi pembuka rangkaian pertandingan Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 yang juga dimanfaatkan untuk menilai kemampuan para pemain.

ASBWI Masih Tunggu Kepastian Jadwal Piala Pertiwi Nasional dari PSSI

Selain mempersiapkan pemain menuju Pra-PON 2027, ASBWI Papua Pegunungan juga membuka peluang bagi atlet untuk mengikuti kompetisi sepak bola putri pada tingkat nasional.

Namun, hingga saat ini ASBWI Papua Pegunungan masih menunggu kepastian dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengenai jadwal penyelenggaraan Piala Pertiwi seri nasional.

Ketidakpastian tersebut berkaitan dengan masih berlangsungnya kompetisi Indonesia Women's League sehingga belum diketahui apakah Piala Pertiwi nasional akan digelar pada 2026 atau 2027.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari PSSI pusat apakah seri nasional Piala Pertiwi jadi di tahun ini atau tahun depan kami masih belum tahu karena masih bergulirnya Indonesia Women's League," kata Issan.

Meski jadwal kompetisi nasional belum dipastikan, ASBWI Papua Pegunungan tetap menjalankan program pembinaan dan seleksi melalui turnamen tingkat daerah.

Penyelenggaraan Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 diharapkan mampu menemukan pemain potensial dari berbagai kabupaten sekaligus meningkatkan kualitas sepak bola putri di wilayah tersebut.

Melalui turnamen ini, ASBWI Papua Pegunungan menargetkan terbentuknya fondasi tim yang lebih kuat untuk menghadapi Pra-PON 2027 dan bersaing menuju PON XXII NTT-NTB.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026