
Pantau - Petenis Jerman Alexander Zverev dipastikan menggeser Jannik Sinner dari posisi nomor satu dunia dalam daftar peringkat ATP yang akan dirilis Senin (2/11/2026), setelah mengalahkan Tallon Griekspoor pada babak kedua Erste Bank Open 2026 di Wina, Austria.
Zverev memastikan pencapaian tersebut setelah menundukkan petenis Belanda Tallon Griekspoor dengan skor 6-4, 7-5 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 35 menit, Jumat (30/10/2026) WIB.
Kemenangan itu membawa Zverev melaju ke perempat final turnamen kategori ATP 500 sekaligus menjadikannya petenis ke-30 dalam sejarah yang berhasil menduduki peringkat satu dunia.
"Sangat istimewa. Merasakan berada di puncak dunia merupakan sesuatu yang luar biasa. Rasanya berbeda dibandingkan memenangi turnamen atau gelar juara, tetapi ini menjadi perasaan yang sangat spesial ketika mengetahui nama Anda akan berada di posisi nomor satu saat peringkat terbaru dirilis," kata Zverev sebagaimana dikutip dari ATP.
Zverev Akhiri Dominasi Jannik Sinner di Puncak ATP
Keberhasilan Zverev mencapai peringkat satu dunia sekaligus mengakhiri kepemimpinan Jannik Sinner yang berlangsung sejak 13 April 2026.
Petenis berusia 29 tahun tersebut mengaku telah menjadikan posisi nomor satu dunia sebagai salah satu target utama dalam kariernya.
"Saya sangat fokus dan termotivasi karena beberapa alasan. Tentu saja, menjadi petenis nomor satu merupakan salah satu hal yang sangat saya pikirkan. Saya rasa memainkan pertandingan yang sangat baik dan saya senang dengan hasilnya," ujar Zverev.
Zverev mencapai puncak peringkat dunia setelah lebih dari empat tahun sejak pertama kali menempati posisi kedua dalam daftar ATP.
Pada usia 29 tahun enam bulan, ia akan menjadi petenis tertua kedua yang pertama kali menduduki peringkat satu dunia.
Catatan tersebut hanya berada di bawah John Newcombe yang mencapai posisi nomor satu dunia pada usia 30 tahun pada 1974.
Zverev juga menjadi petenis putra Jerman kedua yang berhasil memimpin peringkat ATP setelah Boris Becker mencatatkan pencapaian serupa pada 28 Januari 1991.
Dua Gelar Grand Slam Antar Zverev ke Puncak Dunia
Kenaikan peringkat Zverev tidak terlepas dari penampilannya sepanjang musim kompetisi 2026.
Petenis Jerman tersebut berhasil meraih dua gelar Grand Slam pertamanya melalui kemenangan di Roland Garros dan US Open.
Selain itu, Zverev mencapai final Wimbledon dan menembus semifinal Australian Open.
Ia juga tampil sebagai finalis turnamen ATP Masters 1000 di Madrid.
Berdasarkan catatan ATP, Zverev telah membukukan 64 kemenangan dan 16 kekalahan sepanjang musim 2026.
Jumlah kemenangan tersebut menempatkannya sebagai salah satu dari dua petenis yang mampu meraih sedikitnya 50 kemenangan musim ini bersama petenis Rusia Daniil Medvedev.
Zverev juga telah mencapai 13 babak perempat final turnamen sepanjang musim, jumlah terbanyak di antara petenis yang tampil dalam tur ATP.
Zverev Hadapi Arthur Fery di Perempat Final Erste Bank Open
Setelah memastikan status sebagai calon petenis nomor satu dunia, Zverev masih harus melanjutkan perjuangannya di Erste Bank Open 2026.
Petenis unggulan pertama tersebut dijadwalkan menghadapi wakil Inggris Arthur Fery pada babak perempat final.
Fery melaju setelah mengalahkan petenis Italia Lorenzo Musetti melalui pertandingan tiga set dengan skor 6-4, 5-7, 6-4.
Musetti sebelumnya datang ke turnamen tersebut dengan status juara turnamen Lyon pada pekan lalu.
Pertandingan melawan Fery menjadi kesempatan bagi Zverev untuk melanjutkan catatan positifnya di Wina.
Zverev Pastikan Gelar Petenis Nomor Satu Akhir Tahun 2026
Selain memastikan diri menggeser Jannik Sinner, Zverev juga telah mengamankan gelar ATP Year-End No. 1 sebagai petenis dengan peringkat tertinggi pada akhir musim 2026.
Pencapaian tersebut melengkapi keberhasilannya meraih dua gelar Grand Slam dan mencatatkan puluhan kemenangan sepanjang tahun.
Dengan masuknya Zverev ke daftar petenis yang pernah menempati puncak peringkat ATP, kini terdapat lima petenis aktif yang memiliki pencapaian tersebut.
Kelima petenis itu adalah Alexander Zverev, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, Daniil Medvedev, dan Novak Djokovic.
- Penulis :
- Aditya Yohan




