HOME  ⁄  Olahraga

Pemprov DKI Pastikan CFD Tetap Berjalan di Tengah Maraknya Ajang Lari Jakarta

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemprov DKI Pastikan CFD Tetap Berjalan di Tengah Maraknya Ajang Lari Jakarta
Foto: Peserta mengikuti Jakarta Running Festival 2026 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (24/10/2026). Perhelatan olahraga lari yang berlangsung pada 24-25 Oktober 2026 dengan kategori 5K, 10K, Half Marathon, dan Full Marathon tersebut diikuti lebih dari 37 ribu pelari dari 48 negara termasuk sekitar 1.000 pelari internasional dan 500 dari komunitas lari.

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penyelenggaraan berbagai ajang lari pada akhir pekan tidak mengganggu fungsi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) sebagai ruang publik untuk olahraga dan rekreasi masyarakat.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim mengatakan Pemprov DKI tetap memprioritaskan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan kawasan CFD setiap Minggu.

"Prinsipnya, CFD tetap menjadi ruang publik utama untuk olahraga dan rekreasi masyarakat setiap Minggu," kata Chico kepada wartawan di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Menurut Chico, keberadaan ajang lari seperti JEKATE Running maupun kegiatan serupa tidak boleh menghilangkan fungsi utama CFD sebagai ruang publik.

Pemerintah daerah berupaya mengatur penyelenggaraan kegiatan olahraga agar tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas.

Penyelenggara Lomba Wajib Berkoordinasi dengan Dishub

Chico menjelaskan setiap penyelenggara ajang lari harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Koordinasi tersebut mencakup perizinan penggunaan ruas jalan, pengaturan rekayasa lalu lintas, serta sterilisasi rute yang akan dilalui peserta.

Langkah tersebut diperlukan agar kegiatan olahraga dapat berlangsung tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat maupun mobilitas pengguna jalan.

Pemprov DKI tidak menerapkan pembatasan ketat yang menutup peluang penyelenggaraan lomba lari di kawasan CFD.

Namun, setiap kegiatan harus direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat serta layanan transportasi publik.

"Jadi intinya, keduanya bisa berjalan bersama selama pengaturannya terkoordinasi dengan baik," ucapnya.

Lokasi CFD Bisa Dialihkan Saat Ajang Besar

Untuk kegiatan olahraga berskala besar, Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan penyesuaian lokasi penyelenggaraan CFD.

Chico mengatakan pengalihan terkadang dilakukan dari ruas jalan utama seperti kawasan Sudirman-Thamrin atau Rasuna Said menuju lokasi lain di wilayah kota administrasi.

Kebijakan tersebut pernah diterapkan ketika Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jakarta Running Festival.

Pengalihan lokasi dilakukan agar masyarakat tetap memiliki ruang untuk berolahraga dan berekreasi meskipun sejumlah ruas jalan digunakan untuk perlombaan.

Pemprov DKI Dorong Olahraga dan Kelancaran Mobilitas

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong penyelenggaraan kegiatan olahraga yang memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memperhatikan kelancaran lalu lintas dan operasional transportasi umum selama kegiatan berlangsung.

Melalui koordinasi antara panitia penyelenggara dan instansi terkait, ajang lari diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas rutin masyarakat di kawasan CFD.

Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pengembangan kegiatan olahraga dan pemanfaatan ruang publik di Jakarta.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026