HOME  ⁄  Otomotif

Honda Memperpanjang Penghentian Produksi Pabrik di Jepang hingga 19 Agustus akibat Gempa

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Honda Memperpanjang Penghentian Produksi Pabrik di Jepang hingga 19 Agustus akibat Gempa
Foto: Arsip - Deretan koleksi kendaraan Honda di Honda Collection Hall, Tochigi, Jepang, Sabtu (28/10/2023)

Pantau - Honda memperpanjang penghentian produksi di sejumlah pabrik mobilnya di Jepang hingga pertengahan Agustus 2026 setelah gempa bumi merusak fasilitas pemasok komponen dan mengganggu rantai pasok perusahaan.

Honda Global dalam presentasi keuangan terbarunya menyebut dua pabrik mobil utama perusahaan setidaknya akan berhenti beroperasi hingga 19 Agustus.

Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah produsen mobil Jepang seperti Toyota, Nissan, dan Mitsubishi yang dilaporkan telah kembali memulai produksi setelah gempa.

Pabrik Yorii dan Suzuka Terdampak

Honda telah menghentikan produksi di fasilitas Yorii sejak 5 Agustus 2026 yang memproduksi sejumlah kendaraan untuk pasar Australia, termasuk Honda Civic, Honda Prelude, Honda HR-V, dan Honda ZR-V.

Dilansir Drive pada Sabtu (8/8), Honda Australia berupaya mencegah keterlambatan pengiriman kendaraan kepada konsumen setelah fasilitas produksi di Jepang menghentikan aktivitas sementara.

Pabrik Suzuka juga terdampak sehingga berpotensi memengaruhi produksi mobil listrik terbaru Honda, Honda Super-One.

Harga Honda Super-One untuk pasar Australia baru diumumkan pada pekan ini sebesar 36.900 dolar Australia dengan skema drive-away.

Meski penghentian berlangsung sejak awal Agustus, Honda menyatakan total waktu produksi yang hilang diperkirakan hanya sekitar lima hingga enam hari karena periode 8-16 Agustus memang telah dijadwalkan sebagai masa penghentian produksi selama periode libur di Jepang.

Kerusakan Pemasok Komponen Picu Penghentian Produksi

Stasiun penyiaran publik Jepang NHK melaporkan penghentian produksi Honda terjadi akibat kekurangan komponen setelah fasilitas milik salah satu pemasok, Astemo, mengalami kerusakan.

Kerusakan tersebut dipicu gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,78 yang mengguncang Pulau Kyushu, Jepang, pada 28 Juli 2026.

Gempa tersebut menewaskan sedikitnya 36 orang dan berdampak pada wilayah yang menjadi basis banyak pemasok komponen otomotif serta produsen kendaraan.

Honda CR-V yang menjadi model terlaris Honda di Australia saat ini tidak terdampak penghentian produksi karena kendaraan tersebut diproduksi di Thailand.

Honda Accord juga diproduksi di Thailand sehingga tidak terkena dampak langsung penghentian pabrik di Jepang, meski penjualannya di Australia sepanjang 2026 tercatat kurang dari selusin unit setiap bulan.

Penulis :
Gerry Eka