HOME  ⁄  Otomotif

Ford Tarik Kembali 86 Mustang Mach-E karena Modul Baterai Berisiko Salah Membaca Kapasitas

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ford Tarik Kembali 86 Mustang Mach-E karena Modul Baterai Berisiko Salah Membaca Kapasitas
Foto: Ford Mustang March E

Pantau - Ford menarik kembali 86 unit Mustang Mach-E produksi 2023-2025 di Amerika Serikat karena kesalahan pada modul pengendali baterai pengganti yang dapat membuat kendaraan membaca kondisi dan kapasitas baterai lebih tinggi daripada keadaan sebenarnya.

Penarikan kembali tersebut mencakup Mustang Mach-E yang menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dan mengalami masalah pada Battery Energy Control Module (BECM) pengganti.

Laporan Carscoops pada Sabtu (19/9/2026) menyebutkan BECM pengganti dapat menginisialisasi State of Health (SoH) baterai pada angka 100 persen seperti baterai baru keluar dari pabrik.

Padahal, modul tersebut seharusnya menggunakan data kondisi kesehatan sebenarnya dari baterai yang telah terpasang pada kendaraan.

Kesalahan Pembacaan Bisa Membuat Mobil Kehilangan Tenaga

Kesalahan pembacaan SoH dapat menyebabkan sistem kendaraan menampilkan State of Charge (SoC) atau kapasitas daya tersisa yang lebih tinggi daripada kondisi baterai sebenarnya.

Akibatnya, pengemudi dapat menerima informasi bahwa baterai masih memiliki daya lebih banyak meski kapasitas sebenarnya sudah lebih rendah.

Perbedaan tersebut berpotensi menyebabkan pembatasan daya secara tidak terduga hingga kendaraan kehilangan tenaga penggerak sepenuhnya.

Pengemudi dapat melihat lampu peringatan berbentuk kunci pas atau kura-kura ketika kendaraan mulai membatasi tenaga.

Ford juga menyebut perhitungan SoH yang tidak tepat dapat meningkatkan lithium plating di dalam sel baterai seiring bertambahnya siklus pengisian cepat DC.

Kondisi lithium plating yang parah berpotensi meningkatkan risiko pelepasan panas dari baterai hingga menyebabkan kebakaran kendaraan.

Ford Siapkan Pembaruan Perangkat Lunak

Ford menyatakan belum mengetahui adanya kecelakaan, cedera, maupun kebakaran yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Produsen otomotif itu juga belum menemukan laporan di lapangan yang secara khusus berkaitan dengan perkiraan SoH baterai yang terlalu tinggi.

Ford akan menangani masalah tersebut melalui pembaruan perangkat lunak agar BECM dapat mengenali dan menggunakan kondisi kesehatan sebenarnya dari baterai yang terpasang.

Penarikan kembali yang hanya melibatkan 86 kendaraan tersebut menunjukkan pentingnya sistem perangkat lunak dalam mengelola dan membaca kondisi baterai pada kendaraan listrik modern.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026