
Pantau - Produsen otomotif Chery melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 53.882 kendaraan seri Omoda dan Tiggo 5x di China akibat dugaan cacat pengelasan pada poros belakang yang berpotensi mengganggu kendali kendaraan.
Penarikan tersebut mencakup kendaraan yang diproduksi pada periode 6 Juni 2022 hingga 31 Desember 2023.
Mengutip laporan Car News China, Jumat (6/11/2026) waktu setempat, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR) menyampaikan bahwa masalah pengelasan tersebut dapat menyebabkan kegagalan sambungan pada poros belakang.
Kerusakan pada komponen tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan pengemudi dalam mengendalikan kendaraan.
Chery Akan Periksa dan Ganti Komponen Bermasalah
Chery akan melakukan pemeriksaan terhadap kode tanggal produksi pada poros belakang seluruh kendaraan yang masuk dalam program penarikan kembali.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi komponen yang berasal dari kelompok produksi dengan dugaan cacat pengelasan.
Perusahaan akan mengganti poros belakang yang teridentifikasi bermasalah tanpa membebankan biaya kepada pemilik kendaraan.
SAMR menjelaskan bahwa tidak seluruh 53.882 kendaraan yang masuk dalam program penarikan kembali mengalami kerusakan tersebut.
Chery juga dikabarkan akan menghubungi para pemilik kendaraan melalui pesan teks dan surat tercatat untuk menyampaikan informasi mengenai program penarikan.
Penarikan Menyusul Insiden Omoda 5 di Malaysia
Program penarikan kembali ini dilakukan setelah muncul insiden patahnya as roda pada kendaraan Omoda 5 di Malaysia.
Menyusul kejadian tersebut, Departemen Transportasi Jalan Malaysia menangguhkan persetujuan tipe kendaraan untuk model Omoda 5.
Keputusan itu mengakibatkan penghentian sementara pendaftaran kendaraan baru selama proses penyelidikan berlangsung.
Tiggo 5x merupakan kendaraan jenis crossover kelas pemula, sedangkan Omoda menjadi salah satu lini kendaraan Chery yang berfokus pada pasar ekspor.
Penjualan Global Chery Mengalami Peningkatan
Chery Group mencatat peningkatan pengiriman kendaraan secara global dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2022, pengiriman global perusahaan mencapai 1,23 juta kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat menjadi 1,88 juta kendaraan pada 2023.
Penjualan di pasar luar negeri menjadi salah satu faktor utama yang mendukung ekspansi bisnis Chery.
Di tengah pertumbuhan tersebut, perusahaan menjalankan program penarikan kembali untuk menangani potensi masalah pada komponen poros belakang kendaraan yang masuk dalam kelompok produksi terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka




