
Pantau - Kementerian Agama Kabupaten Pacitan memperbolehkan jamaah calon haji memberikan penanda khusus pada koper bagasi guna memudahkan identifikasi saat berada di Tanah Suci.
Penanda Koper untuk Kemudahan Jamaah
Plt Kepala Kantor Kemenag Pacitan Marjuni menyampaikan bahwa penggunaan penanda merupakan inisiatif jamaah selama tidak menutupi identitas resmi koper.
Ia mengungkapkan, "Tidak ada imbauan khusus, tetapi itu inisiatif jamaah untuk memudahkan mengenali koper saat di Tanah Suci."
Penanda dinilai membantu proses pengambilan koper di hotel karena distribusi dilakukan secara massal.
Ia menyampaikan, "Kalau sudah diberi tanda sejak dari tanah air, akan lebih mudah saat pengambilan koper di hotel masing-masing."
Berbagai penanda digunakan oleh jamaah seperti boneka kecil, kain, atau pita agar koper mudah dikenali.
Pengaturan Bagasi dan Batas Berat
Sebanyak 274 calon haji asal Pacitan telah mengumpulkan koper bagasi sejak Minggu pagi.
Seluruh koper ditimbang sebelum dikirim ke embarkasi untuk memastikan sesuai ketentuan.
Batas maksimal berat koper bagasi ditetapkan sebesar 32 kilogram.
Ia menegaskan, "Kalau melebihi 32 kilogram harus dikurangi. Jamaah kami edukasi untuk menyesuaikan isi koper agar tidak melampaui batas."
Hingga saat ini, seluruh koper jamaah masih berada dalam batas berat yang diperbolehkan.
- Penulis :
- Gerry Eka







