Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Eddie Howe Soroti Rapuhnya Pertahanan Newcastle Usai Dibantai Barcelona 7-2 di Liga Champions

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Eddie Howe Soroti Rapuhnya Pertahanan Newcastle Usai Dibantai Barcelona 7-2 di Liga Champions
Foto: (Sumber : Pelatih Newcastle Eddie Howe (tengah) bereaksi pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Barcelona, Rabu (18/3/2026) waktu setempat. uefa.com.)

Pantau - Pelatih Newcastle United Eddie Howe menyoroti lemahnya lini pertahanan timnya setelah kalah telak 7-2 dari Barcelona pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang membuat mereka tersingkir dengan agregat 8-3.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan besar bagi Newcastle yang sebelumnya sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam pertandingan.

Howe Akui Pertahanan Tidak Maksimal

Howe mengaku kecewa dengan performa lini belakang timnya yang dinilai tidak tampil sesuai kemampuan.

"Ini adalah kekecewaan besar bahwa kami tidak bertahan di level yang kami bisa," jelas Howe.

Ia juga menyoroti dampak psikologis setelah timnya kebobolan penalti menjelang akhir babak pertama.

"Saya tidak yakin kami sudah pulih secara psikologis dari apa yang terjadi tepat sebelum jeda babak pertama kebobolan dari penalti Lamine Yamal," ujar Howe.

Kehilangan Momentum Usai Skor Imbang

Newcastle sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2, namun gagal mempertahankan momentum tersebut.

Setelah skor imbang, Newcastle justru kebobolan lima gol tambahan hingga akhirnya kalah telak.

"Performa kami menurun setelah jeda babak pertama. Saya rasa kami tidak cukup bertahan dengan baik dalam proses terciptanya penalti mereka. Seharusnya kami bermain dengan penuh energi dan antusiasme ketika babak pertama menjadi 2-2," jelas Howe.

Meski tersingkir, Howe menilai secara keseluruhan permainan timnya dalam dua leg tidak sepenuhnya buruk.

" Liga Champions adalah tempat yang ingin kami tuju. Para penggemar kami luar biasa malam ini dan ada ikatan yang nyata antara mereka dan para pemain," kata Howe.

Penulis :
Aditya Yohan