Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Meksiko Ditahan Portugal Tanpa Gol di Laga Persahabatan FIFA Matchday

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Meksiko Ditahan Portugal Tanpa Gol di Laga Persahabatan FIFA Matchday
Foto: (Sumber: Arsip - Ilustrasi. Ekspresi pemain Portugal Cristiano Ronaldo saat melawan Jerman pada semifinal UEFA Nations League di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu (4/6/2025). Ronaldo tidak memperkuat Portugas melawan Meksiko dalam FIFA Matchday 2026, Minggu (29/3/2026).(ANTARA FOTO/Xinhua/Philippe Ruiz/rwa).)

Pantau - Tim nasional Meksiko bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada laga persahabatan FIFA Matchday 2026 yang berlangsung di Estadio Azteca, Meksiko.

Portugal tampil tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo namun tetap menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan.

Joao Felix hampir mencetak gol pada menit ke-14 namun bola membentur tiang gawang.

Gonçalo Ramos juga mendapat peluang emas pada menit ke-24 tetapi kembali gagal setelah bola mengenai tiang.

Meksiko mencoba membalas melalui serangan balik cepat dengan peluang dari Raul Jimenez pada menit ke-31 yang masih melambung di atas mistar.

Bruno Fernandes sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh menjelang akhir babak pertama namun belum membuahkan gol.

Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Portugal tetap mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang.

Pedro Neto mencoba membongkar pertahanan dari sisi kiri namun berhasil digagalkan bek Meksiko.

Meksiko meningkatkan intensitas serangan dengan dukungan penuh penonton tuan rumah.

Peluang terbaik Meksiko terjadi pada menit ke-84 melalui Armando Gonzalez namun bola melebar tipis.

Portugal juga sempat mengancam di menit akhir namun pertahanan Meksiko tetap solid.

Pertandingan berakhir dengan skor 0-0 dan kedua tim berbagi hasil.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Estadio Azteca akan menjadi salah satu stadion utama dalam ajang tersebut dan akan mencatat sejarah sebagai tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah 1970 dan 1986.

Penulis :
Gerry Eka