
Pantau - Winger Argentina Gianluca Prestianni terancam absen pada laga awal Piala Dunia 2026 setelah FIFA memperluas hukuman larangan bermain enam pertandingan yang sebelumnya dijatuhkan UEFA akibat kasus dugaan tindakan rasial terhadap Vinicius Junior.
FIFA Berlakukan Hukuman Secara Global
FIFA memutuskan hukuman yang dijatuhkan UEFA kepada pemain Benfica tersebut berlaku secara global sehingga berdampak pada kompetisi internasional bersama tim nasional Argentina.
“Sesuai pasal 70 Kode Disiplin FIFA, komite disiplin FIFA memutuskan untuk memperluas hukuman larangan enam pertandingan yang dijatuhkan UEFA kepada pemain Benfica, Gianluca Prestianni agar berlaku secara global,” kata juru bicara FIFA yang dikutip AFP pada Rabu (6/5).
Prestianni sebelumnya dijatuhi sanksi UEFA setelah dituduh melontarkan ucapan bernada rasial kepada pemain Real Madrid Vinicius Junior dalam laga playoff Liga Champions pada Februari lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid menang tipis 1-0 atas Benfica.
UEFA menjatuhkan hukuman enam pertandingan kepada Prestianni dengan tiga laga di antaranya ditangguhkan selama masa percobaan.
Pemain berusia 20 tahun itu juga sempat menjalani hukuman sementara ketika absen pada leg kedua melawan Real Madrid.
Terancam Absen Bersama Argentina
Perluasan hukuman dari FIFA membuat Prestianni berpotensi melewatkan dua pertandingan awal Argentina di Piala Dunia 2026 apabila masuk skuad final Albiceleste.
Sanksi tersebut berlaku untuk pertandingan kompetisi antarklub UEFA dan laga internasional kompetitif, tetapi tidak mencakup pertandingan persahabatan maupun kompetisi domestik.
Pengalaman internasional Prestianni bersama timnas Argentina masih terbatas karena baru satu kali tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Angola dalam laga persahabatan pada November lalu.
Argentina dijadwalkan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 pada 17 Juni menghadapi Aljazair di Grup J sebelum bertemu Austria dan Yordania.
- Penulis :
- Aditya Yohan





