HOME  ⁄  Sepakbola

Erick Thohir Minta Federasi Futsal Indonesia Segera Naik Kelas Usai Prestasi Timnas Melejit

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Erick Thohir Minta Federasi Futsal Indonesia Segera Naik Kelas Usai Prestasi Timnas Melejit
Foto: (Sumber: Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar..)

Pantau - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan Federasi Futsal Indonesia (FFI) harus segera naik kelas menyusul lonjakan prestasi timnas futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Erick saat membuka Kongres Biasa FFI 2026 di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

“Inilah yang selalu saya bilang ekosistem. Karena ini sudah mulai naik kelas, organisasinya harus naik kelas,” ujar Erick.

Menurut Erick, peningkatan kualitas organisasi menjadi penting agar FFI siap menggelar agenda internasional berskala besar di masa mendatang.

Prestasi Timnas Futsal Indonesia Jadi Sorotan

Timnas futsal Indonesia dalam dua tahun terakhir mencatat sederet prestasi, mulai dari juara Piala AFF Futsal 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, hingga menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026.

Indonesia juga sukses menjadi runner-up Piala AFF 2026 dan naik signifikan dalam peringkat FIFA dari posisi 24 ke peringkat 14 dunia.

Erick menilai pencapaian tersebut harus dibarengi peningkatan profesionalisme organisasi futsal nasional.

“Jangan sampai, nanti tiba-tiba diberikan event Piala Dunia, organisasinya kacau,” katanya.

Indonesia Incar Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

PSSI sebelumnya menyatakan Indonesia berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 setelah sukses menggelar Piala Asia Futsal.

Erick menegaskan hubungan antara PSSI dan FFI harus berjalan harmonis demi memperkuat perkembangan futsal nasional.

“Apa yang baik di futsal, kita contoh. Apa yang baik di PSSI, futsal contoh,” ungkapnya.

Ia menambahkan tidak boleh ada persaingan ego antarlembaga dalam pengembangan olahraga nasional.

“Ya, tidak ada yang istilah gengsi-gengsian. Kalau yang namanya keluarga itu harus berani saling koreksi dan bicara,” tutur Erick.

Penulis :
Aditya Yohan