
Pantau - Direktur Persis Solo Ginda Ferachtriawan menyampaikan permintaan maaf setelah Persis Solo dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada akhir kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Persis Solo yang berjuluk Laskar Sambernyawa harus turun kasta setelah finis di peringkat ke-16 klasemen akhir kompetisi.
Ginda menyadari kekecewaan suporter merupakan cerminan dari kegagalan tim memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan Kota Solo.
“Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini — simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya,” tulis Ginda.
Ia menegaskan dirinya tidak pernah meragukan loyalitas dan kontribusi suporter terhadap Persis Solo.
Menurut Ginda, momen sulit tersebut harus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara klub dan pendukung.
Manajemen Persis Solo Siapkan Restrukturisasi
Ginda mengatakan manajemen bertanggung jawab atas situasi yang terjadi dan seluruh dinamika klub telah dilaporkan kepada pemilik tim.
Manajemen juga berjanji kontribusi dan dukungan suporter tidak akan sia-sia.
Ia memastikan Persis Solo akan segera berbenah dan memperbaiki fondasi tim yang dinilai belum kuat.
Menurutnya, tim harus bekerja dua kali lebih keras dibanding sebelumnya untuk bangkit kembali.
“Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini,” kata Ginda.
Restrukturisasi tersebut mencakup evaluasi menyeluruh terhadap jajaran staf kepelatihan, ofisial, dan staf tim lainnya.
Persis Solo juga mulai merancang tim baru untuk menghadapi musim berikutnya mulai Juni mendatang.
“Kita jatuh bersama hari ini, namun dengan dukungan kalian, saya yakin kita akan bangkit dan kembali dengan mentalitas yang jauh lebih kuat,” ujar Ginda.
Persis Solo Terdegradasi karena Kalah Head to Head
Persis Solo mengakhiri musim di posisi ke-16 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
Tim tersebut mengoleksi 34 poin dari total 34 pertandingan sepanjang musim.
Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar yang berada di batas aman, Persis Solo kalah head to head dari Juku Eja.
Kekalahan dalam perhitungan head to head itu membuat Persis Solo dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan.
- Penulis :
- Gerry Eka





