
Pantau - Winger Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia optimistis timnya mampu mempertahankan gelar Liga Champions saat menghadapi Arsenal pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Sabtu (30/5).
PSG berpeluang mencatat sejarah sebagai tim pertama selain Real Madrid yang berhasil mempertahankan trofi Liga Champions sejak era modern kompetisi dimulai pada musim 1992/1993.
Kvaratskhelia menegaskan skuad Les Parisiens memiliki kualitas untuk kembali meraih gelar juara Eropa.
"Semua ini sangat penting, dan kami memahami bahwa kami adalah juara bertahan serta bisa menang lagi," ungkap Kvaratskhelia kepada UEFA.
PSG datang ke final dengan modal positif setelah memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Arsenal saat menyingkirkan klub Inggris tersebut di semifinal musim lalu.
Klub asal Prancis itu juga menjadi salah satu kekuatan dominan di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir dengan tiga penampilan final Liga Champions sejak 2020.
Musim lalu, PSG sukses meraih gelar Liga Champions perdana mereka setelah menghancurkan Inter Milan dengan skor 5-0 di Allianz Arena di bawah asuhan pelatih Luis Enrique.
Jika mampu mengalahkan Arsenal, PSG akan menyamai pencapaian langka yang terakhir kali dilakukan Real Madrid saat meraih tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018.
Meski berstatus juara bertahan, perjalanan PSG musim ini tidak selalu berjalan mulus karena tim sempat mengalami kesulitan pada fase awal kompetisi akibat padatnya jadwal pertandingan.
Kvaratskhelia mengungkapkan PSG mulai menemukan performa terbaiknya pada pertengahan musim hingga akhirnya berhasil menembus partai puncak.
"Awalnya kami kesulitan, tetapi di tengah musim kami sadar bisa melakukan apa yang kami kuasai. Kami bermain selaras, terus menang dan berhasil mencapai final," katanya.
Pemain asal Georgia tersebut menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan PSG menuju final setelah terlibat dalam 10 gol di fase gugur Liga Champions musim 2025/2026.
Kvaratskhelia membukukan tujuh gol dan tiga assist, sekaligus menjadi pemain pertama yang mencetak gol atau assist dalam tujuh penampilan beruntun di fase gugur Liga Champions dalam satu musim.
PSG sebelumnya juga mencatat sejarah sebagai klub Prancis pertama yang meraih treble setelah menjuarai Liga Champions, liga domestik, dan kompetisi piala pada musim lalu.
Namun peluang mengulang treble musim ini telah tertutup setelah PSG tersingkir dari Coupe de France pada babak 32 besar.
- Penulis :
- Aditya Yohan





