
Pantau - Tim Nasional Argentina akan tampil di Piala Dunia FIFA 2026 dengan status juara bertahan sekaligus salah satu kandidat kuat peraih gelar. Setelah sukses menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, La Albiceleste kini mengusung ambisi mempertahankan trofi dan mencetak sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Gelar juara dunia 2022 mengakhiri penantian Argentina selama 36 tahun sejak terakhir menjadi kampiun pada 1986. Hingga kini, Argentina tetap ditangani oleh pelatih Lionel Scaloni yang menjadi arsitek keberhasilan tim dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinannya, Argentina mempertahankan sebagian besar pemain generasi juara dunia sembari memberikan ruang bagi regenerasi melalui kehadiran pemain-pemain muda.
Argentina tergabung di Grup J bersama Tim Nasional Aljazair, Tim Nasional Austria, dan Tim Nasional Yordania.
Jadwal pertandingan Argentina di fase grup adalah menghadapi Aljazair pada 17 Juni 2026 pukul 08.00 WIB, Austria pada 23 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, serta Yordania pada 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.
Argentina lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi zona CONMEBOL dan datang dengan modal prestasi yang sangat impresif.
Dalam beberapa tahun terakhir, Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi, yakni Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia FIFA 2022, serta Copa America 2024.
Rangkaian prestasi tersebut menjadikan Argentina sebagai salah satu tim nasional paling konsisten di dunia saat ini.
Meski demikian, tantangan besar tetap menanti. Bertambahnya usia sejumlah pemain senior membuat proses regenerasi menjadi pekerjaan penting bagi tim pelatih agar keseimbangan antara pengalaman dan tenaga muda tetap terjaga.
Argentina merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan tiga gelar juara yang diraih pada 1978, 1986, dan 2022.
Kesempatan mempertahankan gelar pada edisi 2026 menjadi sangat istimewa karena Argentina berpeluang menjadi tim pertama sejak Tim Nasional Brasil yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.
Skuad Argentina masih diperkuat 17 pemain yang menjadi bagian dari tim juara dunia 2022.
Nama-nama seperti Emiliano Martinez, Nicolas Otamendi, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Julian Alvarez, Lautaro Martinez, dan Lionel Messi masih menjadi tulang punggung tim.
Messi kembali menjadi pusat perhatian karena Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keenamnya di ajang tersebut, sebuah pencapaian bersejarah dalam karier sang kapten.
Meski masih mengandalkan Messi, Argentina tidak hanya bergantung pada satu pemain.
Di lini depan, Lautaro Martinez menjadi andalan dalam penyelesaian akhir, sementara Julian Alvarez menawarkan mobilitas dan fleksibilitas tinggi dalam skema permainan.
Di lini tengah, kombinasi Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister memberikan keseimbangan permainan, kontrol bola, kreativitas serangan, serta energi yang menjadi ciri khas Argentina era Scaloni.
Di bawah mistar, Emiliano Martinez tetap menjadi pilihan utama berkat pengalaman dan kemampuannya tampil gemilang dalam pertandingan-pertandingan besar, terutama saat adu penalti.
Sementara itu, bek Leonardo Balerdi dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 akibat cedera betis meski sebelumnya masuk dalam skuad final. Hingga kini, Argentina belum mengumumkan pemain pengganti untuk mengisi posisi tersebut.
Modal terbesar Argentina menuju Piala Dunia 2026 adalah mental juara yang terbentuk dari serangkaian keberhasilan dalam beberapa tahun terakhir.
Pengalaman menghadapi pertandingan besar dan tekanan tinggi menjadi kekuatan utama La Albiceleste dalam upaya mempertahankan gelar.
Jika mampu kembali mengangkat trofi, Argentina tidak hanya mempertahankan status sebagai tim terbaik dunia, tetapi juga mencatat sejarah baru sebagai tim pertama dalam lebih dari enam dekade yang sukses mempertahankan gelar juara dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka





