HOME  ⁄  Sepakbola

Michel Platini Ajukan Gugatan Pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino di Prancis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Michel Platini Ajukan Gugatan Pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino di Prancis
Foto: (Sumber : Dokumentasi--Michel Platini mengangkat palu setelah ia terpilih kembali menjadi presiden UEFA di Kongres Luar Biasa UEFA ke-39 di Wina, Austria, Selasa (24/3). REUTERS/Leonhard Foeger.)

Pantau - Mantan Presiden UEFA Michel Platini mengajukan gugatan pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino di Prancis dengan tuduhan adanya upaya untuk menyingkirkannya dari persaingan pemilihan Presiden FIFA.

Gugatan Dilayangkan Menjelang Piala Dunia 2026

Pengacara Platini, Olivier Baratelli, mengonfirmasi bahwa gugatan tersebut diajukan beberapa hari sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026.

Dalam dokumen pengaduan itu, Gianni Infantino disebut sebagai salah satu pihak yang diduga bertanggung jawab atas tindakan yang menghambat peluang Platini menjadi Presiden FIFA.

Baratelli menyatakan bahwa isi gugatan menuduh Infantino dan sejumlah pihak lain berupaya menyingkirkan Platini dari pencalonan, bahkan menyebut Infantino sebagai sosok yang “paling utama” dalam dugaan upaya tersebut.

Berawal dari Kasus Pembayaran Dua Juta Franc Swiss

Platini sebelumnya diperkirakan menjadi penerus Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA pada 2016, tetapi peluang itu terhenti setelah FIFA menyelidiki pembayaran sebesar dua juta Franc Swiss yang diterimanya dari Blatter pada 2011.

Pada 2015, Komite Etik FIFA menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama delapan tahun kepada Platini, yang kemudian dipangkas menjadi empat tahun oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS).

Kasus tersebut juga diproses secara pidana di Swiss, namun Platini dan Blatter dinyatakan tidak bersalah oleh Pengadilan Kriminal Federal Swiss pada 2022 dan putusan itu kembali dikuatkan oleh pengadilan banding Swiss pada 2025.

Platini secara konsisten menyatakan pembayaran dua juta Franc Swiss itu merupakan kompensasi tertunda atas pekerjaannya sebagai penasihat Sepp Blatter pada periode 1998 hingga 2002.

Hingga kini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan pidana yang diajukan Michel Platini tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf