
Pantau - Pelatih Timnas Afrika Selatan Hugo Broos menyayangkan timnya harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Jumat.
Hugo Broos Soroti Keputusan Kartu Merah
Afrika Selatan kehilangan dua pemain setelah Sphephelo Sithole dan Themba Zwane menerima kartu merah langsung sehingga membuat Bafana Bafana kesulitan mengejar ketertinggalan dari tuan rumah.
“Sedikit disayangkan kami harus mengakhiri pertandingan ini dengan sembilan pemain,” ungkap Broos.
Ia mengaku tidak banyak mempersoalkan kartu merah pertama, namun mempertanyakan keputusan wasit yang berujung pada kartu merah kedua untuk timnya.
“Untuk kartu merah pertama saya rasa tidak banyak yang perlu dikatakan. Namun, untuk kartu merah kedua, menurut saya pemain Meksiko menghalangi pemain kami. Situasi seperti itu bisa saja terjadi, tetapi wasit mengambil keputusan yang berbeda,” ujarnya.
Tetap Apresiasi Penampilan Tim
Meski kalah, Broos menilai anak asuhnya mampu memberikan perlawanan yang cukup baik di hadapan puluhan ribu pendukung Meksiko di Estadio Azteca dan sempat membuat lawan kesulitan menciptakan ruang.
“Saya pikir tim saya memainkan pertandingan yang bagus. Pada beberapa momen, Meksiko bahkan terlihat kesulitan menemukan ruang. Secara keseluruhan kami tampil cukup baik,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki, terutama saat tim menguasai bola.
“Satu hal yang harus lebih baik pada pertandingan berikutnya adalah saat kami menguasai bola. Hari ini kami tidak cukup baik dalam aspek itu dan kami harus bekerja lebih keras untuk memperbaikinya,” tutur Broos.
Kekalahan tersebut membuat Afrika Selatan sementara berada di dasar klasemen Grup A dan harus bangkit pada laga berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan





