HOME  ⁄  Sepakbola

Son Heungmin Memimpin Korea Selatan Hadapi Ceko pada Laga Perdana Grup A Piala Dunia 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Son Heungmin Memimpin Korea Selatan Hadapi Ceko pada Laga Perdana Grup A Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber : Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan melawan Republik Ceko yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Akron, Guadalajara, Kamis (11/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti.)

Pantau - Korea Selatan menurunkan kapten Son Heungmin sebagai ujung tombak saat menghadapi Republik Ceko pada pertandingan perdana Grup A Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Guadalajara, Jumat, berdasarkan susunan pemain resmi FIFA.

Korea Selatan Andalkan Son Heungmin dan Lee Kangin

Pelatih Hong Myung-bo memainkan Korea Selatan dengan formasi 3-4-3 yang menempatkan Son Heungmin sebagai tumpuan lini depan bersama dukungan Lee Kangin dan Lee Jaesung sejak menit awal.

Di sektor tengah, Korea Selatan mengandalkan Lee Gihyuk, Hwang Inbeom, dan Paik Seungho untuk mengatur permainan.

Lini pertahanan diisi Lee Hanbeom, Kim Minjae, Lee Taeseok, dan Seol Youngwoo yang bermain di depan penjaga gawang Kim Seunggyu.

Ceko Turunkan Patrik Schick dan Tomas Soucek

Republik Ceko juga menggunakan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan Patrik Schick di lini depan bersama Pavel Sulc serta Tomas Soucek yang menjadi salah satu motor permainan di lini tengah bersama Lukas Provod dan Alexandr Sojka.

Ladislav Krejci yang mengenakan ban kapten memimpin barisan pertahanan Ceko bersama Robin Hranac, Vladimir Coufal, Stepan Chaloupek, dan Jaroslav Zeleny di depan kiper Matej Kovar.

Susunan pemain resmi Korea Selatan terdiri atas Kim Seunggyu, Lee Hanbeom, Kim Minjae, Lee Taeseok, Seol Youngwoo, Lee Gihyuk, Hwang Inbeom, Paik Seungho, Lee Jaesung, Lee Kangin, dan Son Heungmin.

Susunan pemain resmi Republik Ceko meliputi Matej Kovar, Robin Hranac, Vladimir Coufal, Stepan Chaloupek, Ladislav Krejci, Jaroslav Zeleny, Lukas Provod, Tomas Soucek, Alexandr Sojka, Patrik Schick, dan Pavel Sulc.

Penulis :
Ahmad Yusuf