HOME  ⁄  Sepakbola

Media Center PENAS XVII Kantongi Lisensi Nobar Piala Dunia untuk Dukung Wartawan Meliput di Gorontalo

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Media Center PENAS XVII Kantongi Lisensi Nobar Piala Dunia untuk Dukung Wartawan Meliput di Gorontalo
Foto: (Sumber : Kadis Kominfotik Provinsi Gorontalo Mohamad Trizal Entengo (tengah) saat mengecek kesiapan Media Center PENAS XVII di kompleks GOR David Tonny, Jumat (12/6/2026). ANTARA/HO-Diskominfotik.)

Pantau - Panitia Media Center Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Provinsi Gorontalo telah mengantongi lisensi nonton bareng Piala Dunia dari TVRI guna mendukung kebutuhan informasi dan kenyamanan wartawan yang meliput kegiatan tersebut selama penyelenggaraan acara.

Fasilitas Nobar Disiapkan untuk Mendukung Peliputan

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo Mohamad Trizal Entengo mengatakan fasilitas tersebut disiapkan karena pelaksanaan PENAS XVII berlangsung bersamaan dengan agenda Piala Dunia yang diperkirakan menarik perhatian banyak jurnalis.

Ia mengungkapkan, "Kami sudah mengurus lisensi nobar dari TVRI. Fasilitas ini disiapkan agar wartawan tetap bisa mengikuti pertandingan tanpa harus meninggalkan area peliputan untuk mencari lokasi menonton."

Panitia juga menyiapkan televisi pintar berukuran 75 inci di Media Center yang berada di kompleks GOR David Tonny sebagai sarana pendukung bagi awak media selama kegiatan berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan nonton bareng akan disesuaikan dengan jadwal pertandingan dan aktivitas peliputan agar tidak mengganggu tugas utama jurnalis maupun agenda resmi PENAS.

Menurutnya, "Jadwal pertandingan bervariasi, ada yang berlangsung pagi, siang hingga malam hari. Mekanisme pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut, namun yang terpenting lisensi nobar sudah tersedia."

Lisensi Juga Difasilitasi di Lokasi Lain

Selain untuk Media Center PENAS XVII, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo turut memfasilitasi pengurusan lisensi nonton bareng TVRI di Kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo dan Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.

PENAS Petani dan Nelayan XVII dijadwalkan berlangsung di Gorontalo dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai ajang pertukaran pengetahuan, teknologi, dan inovasi di sektor pertanian serta perikanan.

Penulis :
Ahmad Yusuf