
Pantau - Babak gugur Piala Dunia 2026 menghadirkan drama yang berlangsung hingga menit-menit akhir pertandingan, dengan delapan dari 13 laga pertama ditentukan dalam 10 menit terakhir waktu normal, sementara sejumlah pertandingan lainnya harus diselesaikan melalui babak perpanjangan waktu maupun adu penalti.
Gol Menit Akhir Jadi Penentu Kelolosan Sejumlah Tim
Format baru Piala Dunia yang diikuti 48 tim sempat diperkirakan akan mengurangi ketegangan pada fase gugur, namun turnamen justru menghadirkan banyak kejutan dan drama yang biasanya muncul pada fase-fase akhir kompetisi.
Salah satu pertandingan paling dramatis terjadi saat Belgia mengalahkan Senegal dengan skor 3-2 setelah sempat tertinggal 0-2 hingga lima menit menjelang berakhirnya waktu normal.
Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan sebelum Youri Tielemans mencetak gol penyeimbang dan kemudian memastikan kemenangan Belgia melalui tendangan penalti pada menit ke-125 yang menjadi gol paling larut dalam sejarah Piala Dunia.
Pelatih Senegal Pape Thiaw mengatakan, "Ini kekalahan yang menyakitkan, karena kami bermain bagus dalam pertandingan itu."
Pape Thiaw menambahkan, "Kami sempat unggul. Kami sempat memimpin 2-0. Namun, pertandingan sepak bola bukanlah laga yang berdurasi 85 menit."
Portugal juga memastikan kelolosan pada masa stoppage time melalui sundulan Goncalo Ramos saat menghadapi Kroasia, sementara gol penyeimbang Kroasia dianulir karena offside.
Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir yang mengharukan bagi kapten Kroasia Luka Modric di ajang Piala Dunia.
Inggris juga nyaris tersingkir setelah tertinggal dari Republik Demokratik Kongo sejak menit ketujuh sebelum Harry Kane mencetak dua gol pada menit ke-75 dan menit ke-86 untuk membalikkan keadaan.
Perpanjangan Waktu dan Adu Penalti Tambah Ketegangan
Norwegia meraih kemenangan 2-1 atas Pantai Gading berkat gol Erling Haaland pada menit ke-86, sebelum kiper Orjan Nyland melakukan penyelamatan penting pada masa stoppage time untuk mengamankan kemenangan pertama Norwegia di babak gugur Piala Dunia.
Pelatih Norwegia Stale Solbakken menyatakan, "Setelah gol penyeimbang mereka, kami memang sempat panik. Namun, kami berhasil menempatkan para pemain di posisi yang tepat dan kembali mampu menerapkan permainan kami."
Maroko memaksa Belanda memainkan babak perpanjangan waktu setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-91 sebelum akhirnya menang melalui adu penalti.
Paraguay juga memastikan kelolosan setelah menyingkirkan Jerman lewat adu penalti seusai gol Jerman pada babak perpanjangan waktu dianulir.
Sementara itu, Kanada dan Brasil sama-sama membutuhkan gol penentu kemenangan pada masa injury time untuk menjaga peluang mereka tetap bertahan di turnamen.
Rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan bahwa babak gugur Piala Dunia 2026 kembali membuktikan satu momen dapat menentukan apakah sebuah tim melanjutkan perjuangan atau harus mengakhiri langkahnya di turnamen.
- Penulis :
- Gerry Eka





