
Pantau - Lagu rakyat "Cielito Lindo" kembali menggema di stadion-stadion Piala Dunia 2026 di Meksiko dan menjadi simbol kebersamaan para pendukung sepak bola yang mengubah air mata menjadi nyanyian di tengah suka maupun duka pertandingan.
Lagu dengan refrain "Ay, ay, ay, ay, canta y no llores" yang berarti "bernyanyilah, dan jangan menangis" terus dinyanyikan para suporter Meksiko sepanjang turnamen, baik saat tim mereka meraih kemenangan maupun ketika mengalami kekalahan.
Warisan Budaya yang Menyatukan Suporter
"Cielito Lindo" merupakan salah satu lagu rakyat paling populer di Meksiko yang tidak hanya terdengar di stadion, tetapi juga dinyanyikan dalam festival, pernikahan, pertemuan keluarga, bandara, hingga alun-alun kota.
Bagi masyarakat Meksiko, lagu tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari karena diwariskan secara turun-temurun dari orang tua kepada anak-anak mereka.
Refrain "bernyanyilah, dan jangan menangis" menjadi simbol semangat kebersamaan yang terus hidup di kalangan pendukung sepak bola Meksiko.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, lagu ini kembali mendunia setelah ribuan pendukung Meksiko menyanyikannya usai tim nasional mereka mengalahkan Jerman pada laga pembuka.
Penggemar Asing Ikut Merasakan Kebersamaan
Seorang penggemar keturunan Meksiko-Amerika bernama Daniel mengaku lagu tersebut memiliki makna emosional yang mendalam baginya.
"Saya selalu tahu lagu ini milik Meksiko," ungkap Daniel.
"Tetapi ketika semua orang menyanyikannya bersama, untuk pertama kalinya saya merasa bahwa saya juga termasuk di dalamnya. Rasanya seperti pulang ke keluarga yang lebih besar," lanjutnya.
Sementara itu, seorang penggemar asal Argentina bernama Martin mengatakan lagu tersebut sudah dikenal di berbagai negara meski memiliki tradisi nyanyian yang berbeda di stadion.
"Tetapi, ketika Anda datang ke Meksiko dan mendengar seluruh stadion menyanyikan lagu ini, Anda akan mengerti bahwa lagu ini memang pantas berada di sini," ujarnya.
Di berbagai stadion penyelenggara Piala Dunia 2026 di Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey, lagu "Cielito Lindo" terus bergema dan menjadi simbol persatuan para pencinta sepak bola dari berbagai negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





