HOME  ⁄  Sepakbola

Goal Aksis Cimahi Lolos ke Final HSL All-Stars U15 Usai Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Goal Aksis Cimahi Lolos ke Final HSL All-Stars U15 Usai Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Foto: (Sumber :Kiper Tim Goal Aksis asal Kota Cimahi, Jawa Barat, Elbian Defika Aryasatya berhasil menepis tendangan penalti pemain kelima Mojang Priangan pada drama adu penalti pada laga semifinal kategori U-15 Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif..)

Pantau - Goal Aksis Cimahi memastikan tiket ke final kategori U15 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 setelah menyingkirkan Mojang Priangan melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Kirani Hedda membawa Mojang Priangan unggul lebih dulu sebelum Astrid Nahdah Sabilla mencetak gol penyeimbang yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Ketenangan Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih Goal Aksis Budi Suparlan menilai ketenangan para pemain menjadi faktor utama keberhasilan timnya membalikkan keadaan hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

"Jika bermain lebih tenang, apa pun hasilnya kemampuan akan keluar 100 persen. Sebaliknya ketika tidak tenang justru kemampuan terbaiknya tidak akan muncul. Alhamdulillah para pemain bisa menjalankan instruksi pelatih," ungkap Budi.

Ia menjelaskan para pemain diminta tetap fokus meski tertinggal pada babak pertama karena masih memiliki waktu untuk mengejar ketertinggalan.

Budi menambahkan tim pelatih telah menyiapkan skenario adu penalti, sehingga para pemain hanya diminta menjaga kesiapan mental meskipun dua penendang Goal Aksis gagal menjalankan tugasnya.

Mojang Priangan Tetap Apresiasi Perjuangan Tim

Pelatih Mojang Priangan Imam Sujagad mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya telah tampil maksimal sepanjang pertandingan.

"Kami sempat unggul di babak pertama, tetapi kebobolan pada lima menit terakhir babak kedua dan akhirnya kalah melalui adu penalti. Anak-anak sudah berjuang keras," ujarnya.

Imam mengakui mental pemain sempat menurun setelah kebobolan sehingga memengaruhi permainan tim, namun ia meminta anak asuhnya tidak berkecil hati karena masih banyak kompetisi yang bisa menjadi ajang pembuktian.

Kapten Mojang Priangan Nafeeza Ayasha Nori berharap HSL All-Stars terus menjadi wadah pengembangan sepak bola putri sekaligus membuka peluang pemain muda dilirik tim pencari bakat Timnas Putri Indonesia.

"Mudah-mudahan di antara kami ada yang dilirik oleh talent scouting Timnas Putri Indonesia. Saya juga senang ada turnamen yang bisa membuat pemain sepak bola perempuan semakin berkembang," ungkapnya.

Penulis :
Aditya Yohan