HOME  ⁄  Sepakbola

Roberto Mancini Targetkan Timnas Italia Kembali Raih Trofi pada Periode Keduanya Bersama Gli Azzurri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Roberto Mancini Targetkan Timnas Italia Kembali Raih Trofi pada Periode Keduanya Bersama Gli Azzurri
Foto: (Sumber :ARSIP - Pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini memberi arahan kepada para pemainnya saat menghadapi Hongaria dalam lanjutan UEFA Nations League 2022-23 Divisi A Grup 3 di Stadion Dino Manuzzi, Cesena, Italia, Selasa (7/6/2022). (ANTARA/REUTERS/Jennifer Lorenzini)

Pantau - Roberto Mancini menargetkan tim nasional Italia kembali meraih trofi setelah resmi menjalani periode keduanya sebagai pelatih Gli Azzurri dengan kontrak selama empat tahun dan fokus membawa tim kembali bersaing di level tertinggi.

Mancini Ingin Italia Kembali Berprestasi

Mancini mengungkapkan, "Kami menandatangani kontrak selama empat tahun. Saya berharap bisa memenangkan satu trofi penting, atau bahkan dua, lalu tetap bertahan lebih lama bila memungkinkan."

Pelatih berusia 61 tahun itu berambisi mengakhiri puasa gelar Italia sejak menjuarai Euro 2020 sekaligus membawa Gli Azzurri kembali tampil di Piala Dunia setelah absen dalam tiga edisi terakhir.

Mancini yang menangani Italia pada 2018 hingga 2023 sebelumnya mencatat rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan secara beruntun bersama Gli Azzurri.

Ia juga mengakui ingin kembali mendapatkan kepercayaan para pendukung Italia setelah keputusannya mundur pada 2023 untuk menerima tawaran melatih Arab Saudi sempat memicu kontroversi.

Mancini mengatakan, "Saya akan berusaha membuat tim Italia tampil begitu indah dan bermain sangat baik sehingga para suporter kembali jatuh cinta kepada tim itu, dan mungkin memaafkan saya atas apa yang terjadi. Itulah harapan saya."

Fokus Bangun Tim Kompetitif dan Lolos ke Piala Dunia

Mancini menilai Italia masih memiliki banyak pemain berbakat dan mendorong klub-klub di negaranya agar lebih berani memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda.

Ia mengungkapkan, "Ada dua hal yang paling saya inginkan. Pertama, membuat para pendukung Italia kembali jatuh cinta kepada tim nasional. Kedua, memastikan anak-anak seperti keponakan saya yang berusia 12 tahun, yang belum pernah melihat Italia bermain di Piala Dunia, akhirnya mendapat kesempatan untuk menyaksikannya."

Kembalinya Mancini terjadi setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) membatalkan rencana penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala.

Bersamaan dengan penunjukan Mancini, Presiden FIGC Giovanni Malago juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik yang bertugas mengawasi operasional teknis serta pengembangan sepak bola elite di seluruh struktur tim nasional Italia.

Mancini dijadwalkan menjalani laga pertamanya pada periode kedua bersama Italia saat menghadapi Belgia pada ajang UEFA Nations League di Roma pada 25 September sebelum menjamu Turki di Bologna pada 5 Oktober.

Ia mengatakan, "Itu akan menjadi pertandingan yang penting. Kami akan langsung mengetahui sejauh mana kekuatan kami dan area yang masih perlu diperbaiki. Bagaimanapun, grup itu akan sulit. Sulit bagi kami, tetapi juga akan sulit bagi tim-tim lainnya."

Penulis :
Ahmad Yusuf