
Pantau - Bali United membidik tiga poin dalam setiap laga kandang Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, setelah performa Serdadu Tridatu di markas sendiri pada musim lalu dinilai belum konsisten.
Pelatih Kepala Bali United Johnny Jansen menjadikan peningkatan hasil pertandingan kandang sebagai salah satu target tim menjelang bergulirnya kompetisi pada September 2026.
“Kami ingin meraih kemenangan yang lebih banyak di partai kandang mengingat musim lalu belum terlalu konsisten ketika bermain di rumah,” kata Johnny Jansen di Gianyar, Bali, Rabu (12/8/2026).
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, dukungan suporter ketika bermain di kandang memberikan nilai tambah sekaligus dukungan emosional bagi para pemain.
Bali United Evaluasi Catatan Musim Lalu
Musim 2025/2026 menjadi musim perdana Johnny Jansen menakhodai Bali United dengan hasil akhir menempati posisi kedelapan klasemen.
Bali United membukukan 14 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 11 kekalahan sepanjang kompetisi musim lalu.
Dari 17 pertandingan kandang, Bali United hanya mampu mencatat enam kemenangan dan enam hasil imbang, sedangkan lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Catatan tersebut menjadi perhatian Serdadu Tridatu dalam upaya memperbaiki performa dan meraih lebih banyak kemenangan di hadapan pendukung sendiri pada musim baru.
PSS Sleman Jadi Lawan Pertama di Gianyar
Bali United dijadwalkan membuka kompetisi dengan menghadapi PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kali kedua Bali United dan PSS Sleman bertemu dalam laga pembuka setelah sebelumnya terjadi pada musim 2023/2024.
Pada pertemuan pembuka musim tersebut, Bali United harus menelan kekalahan di kandang setelah gol tunggal Ricky Cawor membawa PSS Sleman meraih kemenangan.
Serdadu Tridatu kini menaruh harapan besar untuk meningkatkan konsistensi di kandang sekaligus mengamankan lebih banyak poin pada Super League 2026/2027.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



