
Pantau - Kehadiran Isenmulang Kalteng FC di kompetisi Super League 2026/2027 diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata olahraga atau sport tourism di Kalimantan Tengah melalui pertandingan kandang yang digelar di Palangka Raya.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan kehadiran klub tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi lebih luas, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Presiden Prabowo selalu berpesan pentingnya koperasi dan UMKM untuk meningkatkan ekonomi daerah. Saya yakin kehadiran Isenmulang yang akan menjamu tim-tim besar Super League menghadirkan denyut nadi ekonomi daerah," kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu (30/8/2026).
Isenmulang Kalteng FC dijadwalkan menjalani 17 pertandingan kandang pada Super League 2026/2027 di Stadion Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya.
Setiap pertandingan kandang berpotensi mendatangkan ribuan penonton yang membutuhkan makanan dan minuman, transportasi, penginapan, hingga produk cenderamata.
Pertandingan Kandang Buka Peluang bagi UMKM
Dampak ekonomi pertandingan sepak bola terhadap UMKM juga terlihat pada penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang disebut menghadirkan lebih dari 100 UMKM dalam setiap pertandingan.
Berdasarkan riset BRI Research Institute, kompetisi Liga 1 diperkirakan mampu menciptakan output perekonomian Indonesia sekitar Rp9 triliun dengan nilai tambah terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar Rp4,8 triliun.
Besarnya jumlah penonton yang datang ke stadion turut membuka peluang bagi UMKM untuk menawarkan makanan, minuman, cenderamata, dan berbagai kebutuhan suporter.
Selain menggerakkan UMKM, kehadiran Isenmulang Kalteng FC juga dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk pengembangan sport tourism di Kalimantan Tengah.
Sebanyak 17 laga kandang pada musim 2026/2027 berpotensi mendatangkan pemain, tim pelatih, ofisial, suporter, dan wisatawan dari berbagai daerah ke Palangka Raya.
Suporter Tamu Berpotensi Dorong Pariwisata Kalteng
Aturan Super League 2026/2027 yang memungkinkan suporter tim tamu kembali menghadiri pertandingan tandang menjadi peluang bagi Kalimantan Tengah untuk menarik wisatawan.
Kedatangan suporter dan tim tamu berpotensi memberikan efek berganda bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, ekonomi kreatif, dan destinasi wisata.
"Kalteng banyak memiliki destinasi wisata menarik yang bisa menjadi perhatian Indonesia dan dunia," tegas Agustiar.
Agustiar mengatakan momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan Kalimantan Tengah melalui sepak bola, termasuk produk ekonomi kreatif daerah.
Kehadiran pemain berkualitas, termasuk pemain asing yang berlaga di kompetisi nasional, juga dinilai dapat menjadi bagian dari promosi tidak langsung bagi Kalimantan Tengah.
"Isenmulang itu artinya pantang mundur. Semangat itu harus dibawa dalam setiap pertandingan. Kita ingin Kalteng tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan di tingkat nasional," jelasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




