HOME  ⁄  Nasional

Kemenekraf Gandeng BSI Perkuat Pelaku Ekraf Aceh Tamiang dengan Literasi Bisnis dan Bantuan Modal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenekraf Gandeng BSI Perkuat Pelaku Ekraf Aceh Tamiang dengan Literasi Bisnis dan Bantuan Modal
Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyelenggarakan kegiatan “Literasi Bisnis bagi Pegiat Ekonomi Kreatif dalam Rangka Pemulihan Pascabencana” di Tempat Pelatihan Gedung Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (27/8/2026)

Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggandeng PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Aceh Tamiang melalui literasi bisnis, pendampingan usaha, relaksasi pembiayaan, dan bantuan modal pascabencana.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pemulihan pascabencana tidak cukup dilakukan melalui pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga harus memastikan kegiatan ekonomi masyarakat kembali berjalan.

“Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan para pelaku ekonomi kreatif di Aceh Tamiang mendapatkan pengetahuan, pendampingan dan akses yang mereka butuhkan untuk kembali menjalankan usaha dan bangkit secara berkelanjutan,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan “Literasi Bisnis bagi Pegiat Ekonomi Kreatif dalam Rangka Pemulihan Pascabencana” sebagai bagian dari program prioritas pemerintah melalui Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Sumatera.

BSI Berikan Relaksasi Pembiayaan hingga 2027

Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi Kemenekraf Anggara Hayun Anujuprana memberikan materi literasi bisnis kepada para peserta dalam kegiatan tersebut.

Senior Manager Micro Business Group BSI Eko Ervan turut membekali peserta dengan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan sederhana.

BSI juga memberikan relaksasi pembiayaan dengan bunga 0 persen hingga Desember 2026 dan 3 persen sepanjang 2027 sebelum kembali ke tingkat normal pada tahun berikutnya.

Area Manager BSI Lhokseumawe Totok Sudiarto mengatakan pihaknya telah mendampingi nasabah sejak banjir melanda pada tahun lalu, termasuk melalui penundaan pembayaran yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing nasabah.

Kemenekraf dan BSI Salurkan Bantuan Modal Rp50 Juta

Kemenekraf bersama BSI juga menyerahkan bantuan modal usaha dengan nilai total Rp50 juta kepada 50 pelaku ekonomi kreatif di Aceh Tamiang.

Masing-masing pelaku ekonomi kreatif penerima bantuan memperoleh modal usaha sebesar Rp1 juta.

Kolaborasi Kemenekraf dan BSI tersebut ditujukan untuk membantu pelaku ekonomi kreatif kembali menjalankan usaha, memperkuat ketahanan bisnis, dan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026