
Pantau - Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mematangkan sinergi antarpemain menjelang bergulirnya BRI Super League musim 2026/2027 setelah timnya menuntaskan pertandingan uji coba melawan Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pieter menilai rangkaian persiapan membuat dirinya semakin mengetahui pemain yang cocok menempati setiap posisi sekaligus kombinasi terbaik dalam skuad PSS Sleman.
"Sekarang sudah semakin jelas pemain mana yang cocok di posisi mana. Dan sekarang kami juga melihat siapa yang bermain paling baik dengan siapa, siapa yang memiliki sinergi. Ini tentu saja penting," jelas Pieter.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai sinergi antarpemain menjadi salah satu aspek penting yang harus ditemukan sebelum tim menghadapi pertandingan kompetitif.
Selain mencari kombinasi terbaik, Pieter menggunakan eksperimen posisi dan rotasi pemain untuk mengetahui kondisi kebugaran, daya tahan, serta performa setiap penggawa PSS Sleman.
"Pemain sepak bola bukanlah robot. Suatu hari mereka bermain lebih baik daripada hari lainnya. Itu bisa berbeda setiap minggunya," ujar Pieter.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah PSS Sleman menjalani uji coba menghadapi Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/8/2026).
PSS menunjukkan dominasi dalam pertandingan tersebut dengan mengalahkan Persiku Kudus melalui skor telak 6-1.
Laga melawan Persiku menjadi pertandingan uji coba terakhir PSS sebelum mengawali kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 pada awal September.
Setelah menyelesaikan rangkaian uji coba, PSS Sleman akan mengalihkan fokus ke pertandingan perdana Super League dengan menghadapi Bali United.
PSS dijadwalkan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (4/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal bagi sinergi dan kombinasi pemain yang telah dipersiapkan Pieter menjelang dimulainya persaingan musim 2026/2027.
- Penulis :
- Aditya Yohan




