
Pantau - Franco Mastantuono memecahkan rekor Lionel Messi sebagai pemain Argentina termuda yang mencetak hattrick di lima liga top Eropa setelah membawa Fiorentina mengalahkan Venezia 4-2 pada pertandingan Liga Italia, Sabtu (12/9/2026).
Mastantuono mencetak tiga gol pada usia 19 tahun 28 hari atau 231 hari lebih muda dibandingkan Messi ketika membukukan hattrick pertamanya bersama Barcelona pada 10 Maret 2007.
Tiga gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama Mastantuono untuk Fiorentina sejak bergabung sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid selama satu musim pada Agustus 2026.
Venezia membuka keunggulan melalui Akor Adams pada menit ke-22 setelah menerima rangkaian umpan yang diawali gelandang Amerika Serikat Gianluca Busio.
Mastantuono kemudian membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol dalam rentang satu menit 38 detik sekitar menit ke-30.
Catatan tersebut juga membuat Mastantuono menjadi pemain termuda Fiorentina yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.
Mateo Pellegrino memperbesar keunggulan Fiorentina menjadi 3-1 pada pertengahan babak kedua melalui gol keduanya dalam dua pertandingan.
Mastantuono melengkapi hattrick enam menit menjelang pertandingan berakhir untuk memastikan Fiorentina semakin menjauh dari Venezia.
Antoine Hainaut mencetak gol kedua Venezia pada menit-menit akhir, tetapi tuan rumah tetap harus menerima kekalahan 2-4.
Kemenangan tersebut membawa Fiorentina naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara Liga Italia.
Venezia tetap berada di dasar klasemen tanpa poin setelah juga menelan kekalahan dalam tiga pertandingan Serie A sebelumnya.
Mastantuono sebelumnya mencuri perhatian bersama River Plate setelah menjalani debut senior pada usia 16 tahun dan menjadi pemain termuda yang tampil untuk tim nasional Argentina pada Juni 2025.
Real Madrid merekrut Mastantuono dari River Plate pada Juni 2025 dengan kontrak enam tahun setelah bersaing dengan Paris Saint-Germain untuk mendapatkan tanda tangannya.
Mastantuono kemudian dipinjamkan ke Fiorentina setelah kesulitan memberikan dampak bersama Real Madrid pada musim lalu dan tidak masuk skuad Argentina untuk Piala Dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka




