
Pantau - Atlet soft tennis putra Indonesia Tio Hutauruk berencana menekuni padel dan melatih tenis setelah membela Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Rencana tersebut disampaikan Tio menyusul ketidakjelasan keberlanjutan soft tennis dalam Asian Games setelah edisi Aichi-Nagoya 2026.
"Paling ke padel dan melatih tenis. Soalnya (cabang olahraga) ini last untuk soft tenis di Asian Games ya, karena di Qatar (2030) tidak mungkin ada," ungkap Tio saat ditemui di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Minggu (20/9/2026).
Tio Soroti Masa Depan Soft Tennis
Soft tennis merupakan cabang olahraga yang lahir dan berkembang di Jepang serta dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Tio memperkirakan cabang olahraga tersebut tidak akan dipertandingkan pada Asian Games 2030 di Qatar.
"Yang pasti ini terakhir, setelah (Asian Games) di Qatar pun tidak tahu ada atau tidaknya. Tapi kemungkinan besar ya di Jepang ini yang terakhir," katanya menambahkan.
Ketidakjelasan kompetisi tersebut membuat Tio mulai mempertimbangkan pilihan lain setelah kiprahnya bersama tim soft tennis Indonesia.
Padel menjadi salah satu olahraga yang ingin ditekuninya, sementara Tio juga berencana melatih tenis.
Tio Bawa Indonesia Raih Perunggu
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Tio bersama tim beregu putra berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi Kontingen Indonesia.
Perjalanan Indonesia terhenti pada semifinal setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Jepang.
Tio yang berpasangan dengan Fernando Sanger diturunkan pada partai pembuka menghadapi pasangan Jepang Takuya Kurosaka/Takafumi Uchimoto.
Indonesia kembali mencatatkan hasil minor pada partai tunggal putra setelah Bagus Pradewa dikalahkan Toshiki Uematsu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




