
Pantau - PSS Sleman melakukan evaluasi menyeluruh selama jeda kompetisi BRI Super League 2026/2027 untuk membenahi aspek teknik, fisik, dan mental pemain sebelum menghadapi PSM Makassar.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menilai periode FIFA Matchday September dan Oktober menjadi waktu ideal bagi timnya untuk melakukan evaluasi serta sejumlah perbaikan.
Pelatih asal Belanda tersebut memilih membawa PSS menjalani kompetisi secara bertahap dengan fokus meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.
"Untuk saat ini, kami hanya melihat satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami selalu berusaha memenangkan laga berikutnya. Itu yang selalu kami lakukan," kata Pieter.
PSS Sleman Usung Misi Bangkit
PSS Sleman mengusung misi bangkit ketika kembali menjalani kompetisi pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027.
Pieter menilai perjalanan tim harus dijalani sebagai sebuah proses tanpa terburu-buru melihat persaingan kompetisi secara keseluruhan.
Menurut mantan pelatih Borneo FC tersebut, dinamika kompetisi juga menjadi pembelajaran bagi PSS untuk memanfaatkan momentum dan mengubah peluang menjadi hasil yang menguntungkan.
Pieter menegaskan setiap fase kompetisi memiliki tantangan berbeda yang harus diselesaikan sesuai waktunya.
“Kalau kita terlalu jauh melihat ke depan, itu tidak akan memberikan kekuatan atau energi. Satu-satunya hal yang bisa kami pengaruhi adalah tindakan berikutnya,” kata Pieter.
PSS Bersiap Menjamu PSM Makassar
Hasil evaluasi selama jeda kompetisi akan diuji ketika PSS Sleman menjamu PSM Makassar pada pekan keempat BRI Super League.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026) pukul 19.00 WIB.
PSS diharapkan mampu memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mendapatkan poin sekaligus membangun momentum setelah masa jeda kompetisi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




