HOME  ⁄  Sepakbola

Thierry Henry Senang Reuni dengan Legenda Arsenal dan Manchester United di Jakarta, Kenang Rivalitas Panas Kedua Klub

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Thierry Henry Senang Reuni dengan Legenda Arsenal dan Manchester United di Jakarta, Kenang Rivalitas Panas Kedua Klub
Foto: Legenda Arsenal Thierry Henry saat melayani fans pada acara "meet and greet" di Jakarta Selatan, Sabtu 10/10/2026 (sumber: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Pantau - Legenda Arsenal, Thierry Henry, mengaku senang dapat kembali bertemu dengan sejumlah mantan rekan setim dan rivalnya dari Manchester United dalam pertandingan sepak bola bertajuk Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns yang mempertemukan North London Legends melawan United Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB tersebut menjadi ajang reuni bagi sejumlah mantan pemain Arsenal dan Manchester United yang pernah terlibat dalam persaingan sengit di Liga Inggris.

Henry menyampaikan kegembiraannya seusai mengikuti acara temu penggemar (meet and greet) yang diselenggarakan di Jakarta Selatan pada Sabtu.

"Menyenangkan bisa bertemu semua orang dan merasakan cinta yang kami terima. Senang juga bisa bertemu semua orang, termasuk mereka yang dahulu menjadi lawan kami di lapangan," kata Henry.

Mantan penyerang tim nasional Prancis yang menjuarai Piala Dunia 1998 tersebut mengaku sudah cukup lama tidak bertemu dengan sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan maupun lawannya saat masih aktif berkompetisi.

Menurut Henry, kesempatan kembali berkumpul dengan para legenda sepak bola tersebut menghadirkan suasana reuni sekaligus mengingatkan dirinya pada persaingan Arsenal dan Manchester United pada masa lalu.

Thierry Henry Kembali Bermain Bersama Legenda Arsenal The Invincibles

Dalam pertandingan tersebut, Henry akan memperkuat North London Legends bersama sejumlah mantan rekan setimnya di Arsenal, termasuk Emmanuel Adebayor dan William Gallas.

Skuad North London Legends juga diperkuat sejumlah mantan pemain Arsenal lainnya, yakni Petr Cech, Emmanuel Eboue, Bacary Sagna, Alex Song, Santi Cazorla, dan Jermaine Pennant.

Selain itu, pertandingan di Jakarta turut menghadirkan sejumlah pemain yang pernah menjadi bagian dari generasi bersejarah Arsenal saat menjuarai Liga Inggris musim 2003/2004 tanpa mengalami kekalahan.

Generasi tersebut dikenal dengan julukan The Invincibles setelah berhasil menyelesaikan satu musim kompetisi Liga Inggris tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Sejumlah pemain dari generasi The Invincibles yang kembali memperkuat North London Legends meliputi Robert Pires, Gilberto Silva, Patrick Vieira, Nwankwo Kanu, dan Ashley Cole.

Kehadiran para pemain tersebut menjadi kesempatan bagi Henry untuk kembali bermain bersama sejumlah sosok yang pernah membantunya membawa Arsenal meraih kejayaan di Liga Inggris.

Henry sendiri merupakan salah satu pemain kunci Arsenal ketika klub asal London Utara tersebut menjuarai Liga Inggris musim 2003/2004 tanpa kekalahan.

Pada musim bersejarah itu, Henry mencatatkan 30 gol sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris dan berperan penting dalam keberhasilan Arsenal meraih gelar juara.

Henry Kenang Rivalitas Panas Arsenal dan Manchester United

Selain merasa senang dapat kembali bermain bersama mantan rekan setimnya, Henry juga mengenang persaingan antara Arsenal dan Manchester United ketika dirinya masih aktif bermain.

Menurut Henry, pertandingan kedua klub pada masa lalu selalu berlangsung dengan intensitas tinggi karena masing-masing tim berusaha menunjukkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan.

Meski persaingan berlangsung sengit, Henry menegaskan bahwa hubungan antarpemain kedua klub tetap dilandasi rasa saling menghormati.

Ia menyebut rasa hormat tersebut tidak hilang meskipun para pemain kini telah pensiun dari kompetisi sepak bola profesional.

"Seperti yang saya katakan, dahulu kami memiliki rasa saling menghormati, dan hingga sekarang rasa hormat itu masih ada. Ketika kami menghadapi mereka, atau ketika mereka menghadapi kami, saya rasa mereka akan mengatakan hal yang sama, kami saling mendorong untuk terus memberikan yang terbaik hingga akhir," kata Henry, yang kini berusia 49 tahun itu.

Henry menilai rivalitas Arsenal dan Manchester United justru menjadi salah satu faktor yang mendorong para pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

Menurutnya, persaingan tersebut membuat kedua tim selalu berusaha memberikan penampilan maksimal hingga pertandingan berakhir.

Pertemuan kembali para mantan pemain Arsenal dan Manchester United di Jakarta pun menjadi kesempatan untuk mengenang persaingan tersebut dalam suasana yang berbeda.

Thierry Henry Terharu dengan Kecintaan Penggemar Arsenal di Indonesia

Selain membahas reuni dan rivalitas kedua klub, Henry turut menyampaikan apresiasi terhadap besarnya dukungan penggemar Arsenal di Indonesia.

Mantan penyerang tim nasional Prancis tersebut menilai pendukung Arsenal memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub, tanpa dibatasi perbedaan negara maupun wilayah asal.

Menurut Henry, kecintaan terhadap Arsenal dapat dirasakannya di berbagai tempat yang dikunjungi, termasuk ketika berada di Indonesia.

Ia menganggap para pendukung yang memiliki kedekatan emosional dengan Arsenal sebagai bagian dari keluarga besar klub.

"Saya rasa, jika Anda merasakan ikatan dengan meriam Arsenal, Anda benar-benar merasakannya atau tidak sama sekali. Jadi, ke mana pun saya pergi, termasuk di sini, saya bisa merasakan kecintaan orang-orang terhadap Arsenal," kata Henry.

Henry mengaku senang dapat kembali merasakan sambutan hangat dari para penggemar sepak bola, terutama pendukung Arsenal yang hadir dalam rangkaian kegiatan di Jakarta.

Baginya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara klub dan para penggemarnya tetap terjaga meskipun para pemain dari generasi terdahulu sudah tidak lagi aktif membela tim.

Duel North London Legends Melawan United Legends Digelar di SUGBK

Pertandingan Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns mempertemukan sejumlah mantan pemain ternama Arsenal dan Manchester United dalam satu laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

North London Legends menghadirkan sejumlah pemain yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Arsenal, termasuk para anggota generasi The Invincibles.

Sementara itu, United Legends menjadi lawan yang akan dihadapi Henry dan rekan-rekannya dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para mantan pemain untuk kembali merasakan suasana pertandingan sekaligus menjaga hubungan baik yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Bagi Henry, pertandingan di Jakarta bukan hanya kesempatan untuk kembali bermain sepak bola, tetapi juga menjadi ajang reuni dengan mantan rekan setim, bertemu kembali dengan rival lama, serta menyapa para penggemar Arsenal di Indonesia.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026