HOME  ⁄  Sepakbola

Egy Maulana Vikri Ungkap Rahasia Tampil Gemilang di FIFA ASEAN Cup 2026, Hanya Bermain 36 Menit tetapi Bantu Timnas Indonesia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Egy Maulana Vikri Ungkap Rahasia Tampil Gemilang di FIFA ASEAN Cup 2026, Hanya Bermain 36 Menit tetapi Bantu Timnas Indonesia
Foto: (Sumber :Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri saat ditemui awak media di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026), setelah dirinya menghadiri acara gala premier film dokumenter Timnas Indonesia "The Longest Wait". (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar).)

Pantau - Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri mengungkapkan bahwa kepercayaan diri, kerja keras, dan sikap pantang menyerah menjadi kunci penampilan apiknya saat membantu skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 pada awal Oktober lalu.

Meski hanya mendapatkan total 36 menit bermain dalam dua pertandingan melawan Bangladesh dan Thailand, Egy mampu memberikan kontribusi penting yang membantu Timnas Indonesia meraih gelar juara.

Pemain berusia 26 tahun tersebut tampil sebagai pemain pengganti dalam dua laga krusial dan berhasil memanfaatkan kepercayaan yang diberikan pelatih John Herdman.

"Ya percaya aja sama diri sendiri dan ya apa pun yang terjadi, jangan menyerah dan ya pekerjaan apapun yang dilakukan, apapun itu, ya selalu berikan yang terbaik, just give your best," kata Egy saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Egy setelah menghadiri acara pemutaran perdana film dokumenter Timnas Indonesia berjudul The Longest Wait.

Egy Maulana Vikri Jadi Pembeda Saat Indonesia Kalahkan Bangladesh

Kontribusi Egy Maulana Vikri mulai terlihat ketika Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada laga tersebut, Egy baru masuk ke lapangan pada menit ke-73 sebagai pemain pengganti.

Meski tidak tampil sejak awal pertandingan, Egy mampu memberikan pengaruh terhadap permainan Indonesia melalui pergerakan dan distribusi bola.

Salah satu momen penting terjadi ketika Egy mengirimkan umpan lambung akurat menuju ruang kosong yang ditempati Ole Romeny.

Rangkaian serangan tersebut kemudian berujung pada gol Mitchell Baker pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak Timnas Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 sekaligus mengantarkan skuad Garuda melaju ke babak final.

Penampilan Egy dalam pertandingan tersebut menjadi salah satu kontribusi penting pemain pengganti yang mampu membantu tim mempertahankan momentum serangan.

Egy Berperan dalam Gol Penyeimbang Indonesia Melawan Thailand

Penampilan apik Egy kembali berlanjut ketika Timnas Indonesia menghadapi Thailand dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada laga penentuan gelar juara tersebut, Egy kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Pelatih John Herdman kemudian memasukkan Egy pada menit ke-101 ketika pertandingan memasuki babak tambahan waktu.

Egy menunjukkan ketenangannya dalam menguasai bola sebelum memberikan operan kepada Rizky Ridho.

Pergerakan tersebut menjadi bagian dari proses terciptanya gol penyeimbang Indonesia yang dicetak Elkan Baggott pada menit ke-116.

Gol Baggott membuat kedudukan berubah menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.

Timnas Indonesia akhirnya berhasil memenangkan pertandingan melalui adu penalti sekaligus memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi skuad Garuda setelah penantian panjang untuk kembali meraih gelar di level senior.

Egy Pilih Rendah Hati Meski Mendapat Banyak Pujian

Kontribusi Egy dalam pertandingan melawan Bangladesh dan Thailand membuatnya mendapatkan banyak pujian atas perannya sebagai pemain pengganti.

Namun, Egy tidak ingin keberhasilan tersebut hanya dikaitkan dengan penampilan individunya.

Ia menegaskan bahwa gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, staf tim, dan dukungan para suporter Indonesia.

"Semuanya, semuanya layak mendapat pujian kita satu tim, bahkan suporter pun layak mendapat pujian. Jadi ya, semuanya itu untuk kita semua yang memenangkan ini dan semuanya patut untuk merayakan," kata dia.

Menurut Egy, setiap pihak yang terlibat dalam perjalanan Timnas Indonesia memiliki kontribusi terhadap keberhasilan meraih gelar juara.

Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut juga menyampaikan rasa syukurnya karena akhirnya dapat merasakan gelar juara bersama Timnas Indonesia senior.

Gelar FIFA ASEAN Cup Jadi Impian Egy Sejak Kecil

Keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian istimewa bagi Egy Maulana Vikri dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.

Gelar tersebut merupakan gelar senior pertama Indonesia dalam 35 tahun sekaligus menjadi prestasi terbaik Egy selama memperkuat tim nasional di berbagai kelompok umur.

Sebelumnya, pencapaian terbaik Egy bersama tim nasional adalah ketika membantu Garuda Muda meraih medali perunggu pada SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam.

Egy mengaku telah lama memimpikan kesempatan untuk membawa Indonesia menjadi juara di level senior.

"Saya rasa semua memberikan yang terbaik dan alhamdulillah itu jadi gelar pertama Indonesia di, saya enggak tahu sudah berapa tahun, mungkin 30-an tahun dan itu sesuatu yang saya impikan dari kecil bisa juara bersama Indonesia di kelompok senior," tutur dia.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya menjadi kenyataan bagi Egy setelah melalui berbagai perjalanan bersama Timnas Indonesia.

Keberhasilan tersebut sekaligus menambah catatan prestasinya bersama skuad Garuda setelah sebelumnya meraih medali perunggu SEA Games.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026