
Pantau - Bek tim nasional Indonesia Calvin Verdonk dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan oleh UEFA setelah tampil gemilang saat Lille menahan imbang Bodo/Glimt dengan skor 0-0 dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
Penghargaan tersebut diberikan oleh tim pengamat teknis Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) setelah menilai kontribusi Verdonk dalam menjaga pertahanan sekaligus membantu serangan Lille sepanjang pertandingan.
Pemain berusia 29 tahun itu tampil penuh selama 90 menit di posisi bek kiri dan menunjukkan kemampuan bertahan yang solid saat menghadapi tekanan tuan rumah.
Berdasarkan penilaian UEFA, Verdonk mampu bekerja sama dengan rekan-rekannya di sisi sayap, mendistribusikan bola secara efektif, serta melakukan transisi cepat dari menyerang ke bertahan.
"Dia pun dengan cepat ikut menyerang ketika dibutuhkan," demikian penilaian tim pengamat teknis UEFA yang dikutip dari laman resminya, Rabu (4/11/2026).
Calvin Verdonk Catat Lima Tekel dan Tiga Peluang
Penampilan Verdonk dalam pertandingan melawan Bodo/Glimt tidak hanya terlihat dari kontribusinya dalam menjaga lini pertahanan Lille.
Berdasarkan data statistik sepak bola FotMob, pemain tim nasional Indonesia tersebut mencatatkan lima tekel, satu intersepsi, tiga kali pemulihan penguasaan bola, dan tiga sapuan.
Catatan tersebut menunjukkan keterlibatan Verdonk dalam membantu Lille meredam serangan yang dibangun pemain Bodo/Glimt.
UEFA juga menilai Verdonk mampu menjaga area pertahanannya dengan baik, terutama ketika harus menghadapi duel dengan pemain lawan di sektor sayap.
"Dia juga efektif saat duel dan mempertahankan sisi sayap," tulis UEFA.
Selain menjalankan tugas bertahan, Verdonk turut memberikan kontribusi dalam membangun serangan Lille.
Sepanjang pertandingan, ia berhasil menciptakan tiga peluang bagi rekan-rekannya untuk mengancam pertahanan Bodo/Glimt.
Verdonk juga mencatatkan tiga umpan menuju sepertiga akhir lapangan lawan serta delapan umpan yang menembus lini pertahanan atau line-breaking passes.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu pertimbangan UEFA dalam memilih Verdonk sebagai pemain terbaik pertandingan.
Verdonk Tampil Penuh 90 Menit di Liga Champions
Pertandingan melawan Bodo/Glimt menjadi penampilan ketiga Calvin Verdonk bersama Lille dalam kompetisi Liga Champions musim 2026/2027.
Sebelumnya, bek tim nasional Indonesia tersebut tampil ketika Lille mengalami kekalahan 0-3 dari Arsenal.
Verdonk juga dimainkan saat Lille kalah 2-4 dari Galatasaray pada pertandingan fase liga berikutnya.
Namun, Verdonk baru mencatatkan penampilan penuh selama 90 menit ketika menghadapi Galatasaray dan Bodo/Glimt.
Dalam pertandingan keempat fase liga melawan Bodo/Glimt, Verdonk kembali dipercaya mengisi posisi bek kiri sejak awal hingga akhir laga.
Kepercayaan tersebut dijawab melalui penampilan konsisten dalam membantu pertahanan dan mendukung pergerakan serangan Lille.
Penghargaan pemain terbaik dari UEFA menjadi pencapaian individu Verdonk di tengah upaya Lille memperbaiki hasil pertandingan pada kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut.
Lille Raih Poin Pertama dan Masih Terpuruk di Peringkat Ke-34
Hasil imbang tanpa gol melawan Bodo/Glimt membuat Lille akhirnya memperoleh poin pertama dalam fase liga Liga Champions 2026/2027.
Sebelum pertandingan tersebut, Lille telah menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga laga awal kompetisi.
Tambahan satu poin dari markas Bodo/Glimt membuat Lille kini mengoleksi satu poin dari empat pertandingan.
Meski berhasil menghentikan rentetan kekalahan, Lille masih menempati peringkat ke-34 klasemen sementara fase liga Liga Champions musim ini.
Hasil tersebut menunjukkan Lille masih menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki posisi dalam persaingan fase liga.
Di tengah hasil kurang memuaskan yang diraih timnya, Calvin Verdonk berhasil mencatatkan penampilan individu yang mendapat pengakuan langsung dari UEFA.
- Penulis :
- Aditya Yohan




