HOME  ⁄  Sepakbola

PSIM Yogyakarta Bidik Kemenangan Kedua Saat Jamu Dewa United, Pelatih Baru Risto Vidakovic Siap Bantu Laskar Mataram

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PSIM Yogyakarta Bidik Kemenangan Kedua Saat Jamu Dewa United, Pelatih Baru Risto Vidakovic Siap Bantu Laskar Mataram
Foto: (Sumber :Pemain PSIM Yogyakarta Savio Sheva (nomor 8) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Borneo FC dalam pertandingan pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (1/11/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso/aa..)

Pantau - PSIM Yogyakarta menargetkan kemenangan saat menjamu Dewa United Banten FC pada pertandingan pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11/2026) pukul 15.30 WIB.

Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut bertekad melanjutkan hasil positif setelah berhasil meraih kemenangan perdana musim ini dengan mengalahkan Borneo FC pada pertandingan sebelumnya.

Pemain PSIM Yogyakarta, Raka Cahyana, memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi sehat dan siap menghadapi pertandingan penting melawan tim papan atas tersebut.

“Persiapan kami berjalan cukup baik, semua pemain dalam keadaan sehat. Tentu target kami di laga ini adalah mengamankan tiga poin,” ungkap Raka, dikutip dari laman resmi PSIM, Jumat (6/11/2026).

Pertandingan ini menjadi tantangan bagi PSIM yang saat ini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara dengan lima poin, sedangkan Dewa United berada di posisi kedua dengan koleksi 17 poin.

PSIM Yogyakarta Incar Kemenangan Beruntun Setelah Taklukkan Borneo FC

PSIM Yogyakarta berusaha memanfaatkan momentum kemenangan atas Borneo FC untuk kembali mengamankan tiga poin saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan pada pekan kedelapan tersebut menjadi hasil penting bagi Laskar Mataram karena merupakan kemenangan pertama mereka sepanjang kompetisi musim 2026/2027.

Hasil positif itu menjadi modal bagi para pemain untuk meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan melawan Dewa United.

Meski demikian, PSIM menghadapi tantangan berat karena calon lawannya berada di papan atas klasemen sementara BRI Super League.

Dewa United datang dengan koleksi 17 poin dan menempati peringkat kedua, jauh di atas PSIM yang baru mengumpulkan lima poin.

Perbedaan posisi klasemen tersebut membuat PSIM perlu tampil maksimal untuk mengamankan kemenangan kedua musim ini.

Raka Cahyana menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk memberikan hasil terbaik dalam pertandingan tersebut.

Persiapan tim juga berlangsung dengan intensitas latihan yang berbeda setelah kedatangan jajaran pelatih baru.

Risto Vidakovic Tiba, Pemain PSIM Bersaing Tunjukkan Kemampuan

PSIM Yogyakarta telah kedatangan pelatih kepala baru, Risto Vidakovic, bersama asisten pelatih Edin Prljaca menjelang pertandingan menghadapi Dewa United.

Meski kedua pelatih tersebut sudah bergabung, PSIM masih akan dipimpin pelatih sementara Guntur Cahyo Utomo pada pertandingan pekan kesembilan.

Kehadiran Risto Vidakovic memberikan suasana baru dalam sesi latihan karena para pemain berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Raka Cahyana mengungkapkan bahwa perubahan paling terasa setelah kedatangan pelatih baru adalah meningkatnya intensitas latihan.

“Mungkin yang membedakan adalah intensitas latihannya. Karena kami memiliki pelatih baru, semua pemain ingin menunjukkan ke pelatih bahwa kami siap untuk bermain,” tutur Raka.

Persaingan untuk mendapatkan kesempatan bermain menjadi salah satu faktor yang mendorong pemain meningkatkan performa selama latihan.

Para pemain PSIM berupaya membuktikan kesiapan mereka untuk menghadapi Dewa United sekaligus menarik perhatian pelatih baru.

Guntur Cahyo Utomo dan Risto Vidakovic Sepakat Berkolaborasi

Pelatih sementara PSIM, Guntur Cahyo Utomo, memastikan dirinya akan bekerja sama dengan Risto Vidakovic dalam mempersiapkan strategi menghadapi Dewa United.

Kolaborasi tersebut dilakukan meskipun Guntur masih memegang tanggung jawab utama dalam mendampingi tim dari pinggir lapangan.

Guntur menjelaskan bahwa Risto akan memberikan masukan dan analisis untuk membantu menentukan langkah yang perlu dilakukan selama pertandingan.

“Kami telah bersepakat untuk saling membantu. Saya akan punya lebih banyak andil secara fisik di pinggir lapangan. Namun, barangkali akan ada perspektif baru dari coach Risto yang akan memberikan analisa lebih tajam mengenai apa yang harus saya lakukan di pinggir lapangan besok,” jelas Guntur.

Kerja sama kedua pelatih tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIM untuk menghadapi Dewa United yang memiliki posisi lebih baik di klasemen.

Guntur juga melakukan evaluasi terhadap penampilan tim pada pertandingan sebelumnya untuk menentukan penyesuaian taktik yang diperlukan.

Dengan adanya masukan dari Risto, tim pelatih berusaha memaksimalkan persiapan sebelum pertandingan dimulai.

PSIM Fokus Pemulihan Fisik dan Mental Pemain Jelang Lawan Dewa United

Selain melakukan evaluasi taktik, tim pelatih PSIM memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik para pemain.

Laskar Mataram memiliki waktu persiapan yang relatif singkat setelah menjalani pertandingan melawan Borneo FC pada pekan sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat tim pelatih berusaha mengoptimalkan proses pemulihan agar seluruh pemain dapat tampil dalam kondisi terbaik.

Guntur menilai kesiapan fisik dan kekuatan mental menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

“Bagi saya, tim yang paling fresh, paling siap, dan secara mental paling kuat, itulah yang punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Dasar itulah yang kami pakai,” tegas dia.

Menurutnya, tim yang mampu menjaga kebugaran dan kesiapan mental memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.

Oleh karena itu, PSIM berusaha menyeimbangkan program pemulihan kondisi pemain dengan latihan taktik menjelang pertandingan.

PSIM Berpeluang Perbaiki Posisi Klasemen Jika Kalahkan Dewa United

Pertandingan menghadapi Dewa United menjadi kesempatan bagi PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.

Saat ini, Laskar Mataram berada di peringkat ke-15 dengan lima poin setelah menjalani delapan pertandingan.

Sementara itu, Dewa United menempati posisi kedua dengan 17 poin dan menjadi salah satu tim yang bersaing di papan atas.

Apabila berhasil meraih kemenangan, PSIM akan menambah koleksi poin menjadi delapan sekaligus memperbesar peluang menjauh dari papan bawah klasemen.

Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat sore tersebut juga menjadi kesempatan bagi PSIM untuk melanjutkan tren positif setelah kemenangan perdana atas Borneo FC.

Dengan dukungan pelatih baru dan persiapan yang telah dilakukan, PSIM menargetkan tiga poin untuk memperbaiki perjalanan mereka di kompetisi musim ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026