
Pantau - Klub sepak bola Putra Sang Fajar (PSF) FC resmi diperkenalkan kepada publik pada Kamis (5/11/2026) dan siap mengarungi kompetisi Liga 3 Indonesia atau Liga Nusantara 2026/2027 dengan mengusung semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno.
Klub yang akan bermarkas di Kota Blitar, Jawa Timur, tersebut menggabungkan pemain muda hasil pembinaan Soekarno Cup dengan sejumlah pemain senior berpengalaman untuk menghadapi persaingan kompetisi nasional.
Direktur PSF FC, Ronny Talapessy, menjelaskan bahwa pembentukan klub merupakan kelanjutan dari upaya pengembangan talenta sepak bola muda melalui turnamen Soekarno Cup yang telah diselenggarakan sejak 2023.
PSF FC dijadwalkan menjalani pertandingan perdana Grup B Liga Nusantara 2026/2027 dengan menjamu Persibangga Purbalingga di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, pada Sabtu (14/11/2026).
PSF FC Lahir dari Pembinaan Pemain Muda Melalui Soekarno Cup
Direktur PSF FC Ronny Talapessy mengatakan kehadiran Putra Sang Fajar FC menjadi bagian dari kesinambungan program pembinaan sepak bola usia muda yang sebelumnya dijalankan melalui Soekarno Cup.
Turnamen tersebut mempertemukan pemain-pemain muda dari berbagai provinsi di Indonesia dan telah rutin digelar sejak 2023.
Soekarno Cup telah memasuki penyelenggaraan ketiga dengan turnamen terbaru berlangsung pada Agustus 2026 di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, Jawa Timur.
Melalui kompetisi tersebut, para pemain muda memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi mereka di dunia sepak bola.
Ronny menjelaskan bahwa sejumlah pemain potensial yang tampil dalam Soekarno Cup kini mendapatkan kesempatan melanjutkan karier pada tingkat kompetisi yang lebih tinggi bersama PSF FC.
”Soekarno Cup telah menjadi ruang bagi talenta muda sepak bola di berbagai pelosok tanah air untuk memperoleh kesempatan berkembang. Kini, sejumlah pemain potensial yang lahir dari ajang tersebut mendapatkan kesempatan untuk menuju level sepak bola yang lebih tinggi bersama PSF FC mengarungi Liga 3,” ujar Ronny dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/11/2026).
Kehadiran PSF FC di Liga Nusantara diharapkan menjadi wadah lanjutan bagi pemain muda yang sebelumnya mengikuti kompetisi antardaerah.
PSF FC Gabungkan Pemain Muda dan Senior untuk Hadapi Liga 3
Dalam membentuk skuad yang kompetitif, manajemen PSF FC memilih menggabungkan pemain muda dengan sejumlah pemain senior yang telah memiliki pengalaman bertanding.
Komposisi tersebut dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara kemampuan pemain muda dan pengalaman pemain yang lebih matang.
Sejumlah pemain muda yang bergabung merupakan talenta hasil pembinaan melalui turnamen Soekarno Cup.
Ronny berharap kehadiran pemain senior dapat membantu perkembangan para pemain muda selama menjalani kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
“Harapannya, seluruh pemain bisa saling melengkapi dan berkembang bersama sebagai satu keluarga besar PSF FC," ujar Ronny.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari persiapan klub untuk menghadapi persaingan di Liga 3 Indonesia.
Selain mengejar prestasi, PSF FC juga menempatkan pengembangan pemain sebagai salah satu tujuan pembentukan tim.
Nama Putra Sang Fajar Terinspirasi dari Julukan Bung Karno
Ronny Talapessy menjelaskan bahwa nama Putra Sang Fajar diambil dari julukan Soekarno, proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia.
Pemilihan nama tersebut berkaitan dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang ingin diteruskan melalui kegiatan sepak bola.
Menurut Ronny, nilai yang menjadi dasar pembentukan klub mencakup semangat gotong royong, persatuan, disiplin, dan pembentukan karakter generasi muda.
Manajemen PSF FC ingin menjadikan sepak bola sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para pemain.
Klub ini juga memilih Kota Blitar sebagai markas atau homebase karena memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan Bung Karno.
Blitar dikenal sebagai kota tempat makam Bung Karno berada sehingga memiliki makna khusus bagi identitas klub.
“Karena itu, kehadiran PSF FC di kota ini membawa makna tersendiri, yakni menjadikan sepak bola sebagai salah satu medium untuk meneruskan semangat perjuangan Bung Karno yang dilandaskan pada nilai semangat, disiplin, dan perjuangan,” kata Ronny.
Dengan menjadikan Blitar sebagai markas, PSF FC berupaya membangun hubungan dengan masyarakat setempat melalui kegiatan olahraga dan pembinaan pemain muda.
PSF FC Gelar Pertandingan Amal dan Pembinaan 350 Siswa Sekolah Sepak Bola
Selain memperkenalkan klub kepada publik, PSF FC juga menggelar sejumlah kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat dan komunitas sepak bola usia dini.
Manajer PSF FC, Aprizaldi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen klub untuk memberikan kontribusi di luar pertandingan resmi.
Rangkaian kegiatan mencakup pertandingan persahabatan amal untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan.
PSF FC juga menyelenggarakan pelatihan sepak bola atau coaching clinic yang melibatkan 350 siswa sekolah sepak bola (SSB) kelompok usia di bawah 12 tahun.
Selain kegiatan pelatihan, klub menyerahkan 175 bola kepada 36 sekolah sepak bola yang berada di wilayah Blitar Raya.
Manajemen PSF FC turut melaksanakan penyerahan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
”Kami bergotong royong menggelar pertandingan persahabatan amal atau charity game untuk korban kebakaran hutan dan lahan, coaching clinic 350 siswa sekolah sepak bola/SSB U12, penyerahan 175 bola untuk 36 SSB se-Blitar Raya, serta penyerahan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Aprizaldi.
Menurut Aprizaldi, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya klub untuk tumbuh bersama masyarakat dan memperkuat ekosistem sepak bola di daerah.
PSF FC juga ingin membangun kedekatan dengan anak-anak dan generasi muda yang menjadikan sepak bola sebagai sarana belajar serta mengembangkan kemampuan.
PSF FC Akan Hadapi Persibangga Purbalingga pada Laga Perdana Liga Nusantara
Setelah resmi diperkenalkan kepada publik, Putra Sang Fajar FC mulai bersiap menghadapi pertandingan perdana Liga Nusantara 2026/2027.
Berdasarkan jadwal yang tercantum pada laman resmi I.League, PSF FC tergabung dalam Grup B kompetisi Liga 3 Indonesia musim ini.
Pada pertandingan pembuka, PSF FC dijadwalkan menjamu Persibangga Purbalingga pada Sabtu (14/11/2026).
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur.
Laga menghadapi Persibangga menjadi pertandingan awal bagi PSF FC untuk memulai perjalanan mereka dalam kompetisi nasional.
Dengan mengandalkan kombinasi pemain muda dan senior, klub tersebut akan memulai persaingan Liga Nusantara sambil menjalankan program pembinaan sepak bola yang telah dirintis melalui Soekarno Cup.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




