HOME  ⁄  Sepakbola

Ketua BTN Sebut Penundaan Piala Asia 2027 Menguntungkan Timnas Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ketua BTN Sebut Penundaan Piala Asia 2027 Menguntungkan Timnas Indonesia
Foto: (Sumber :Arsip foto - Pesepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner (kiri), Ole Lennard Romenij (kedua kiri), Marselino Ferdinan (kedua kanan), dan Ragnar Oratmangoen (kanan) menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt..)

Pantau - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia Kombes Pol. Sumardji menilai penundaan Piala Asia 2027 menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia karena memberikan waktu persiapan lebih panjang untuk membangun kekuatan tim, mengevaluasi pemain, dan mematangkan strategi menghadapi persaingan sepak bola tingkat Asia.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya memutuskan mengubah jadwal Piala Asia 2027 yang semula berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.

Sumardji mengatakan perubahan jadwal tersebut memberikan kesempatan bagi tim pelatih untuk melakukan pengamatan lebih mendalam terhadap pemain yang berpotensi memperkuat skuad Garuda.

"Ya. Jadi memang kalau dilihat dari sisi keuntungan dengan dimundurkannya jadwal Piala Asia, satu ya kami lebih diuntungkan. Diuntungkannya dari sisi persiapan kami akan lebih baik, dari sisi pengamatan kami dalam menganalisa beberapa pemain yang memang akan kami panggil itu lebih bagus lagi," kata Sumardji saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (6/11/2026).

Penundaan Piala Asia Beri Timnas Indonesia Waktu Persiapan Lebih Panjang

Sumardji menjelaskan bahwa perubahan jadwal turnamen memberikan keuntungan dari sisi perencanaan dan persiapan Timnas Indonesia.

Dengan waktu yang lebih panjang, tim pelatih memiliki kesempatan untuk memantau perkembangan pemain sebelum menentukan komposisi skuad yang akan dibawa ke turnamen.

Proses pengamatan tersebut dinilai penting untuk memastikan pemain yang dipanggil sesuai dengan kebutuhan tim.

Selain itu, penundaan kompetisi memungkinkan persiapan menghadapi Piala Asia dilakukan dalam rentang waktu yang lebih panjang dibandingkan jadwal sebelumnya.

"Nah, dengan demikian, kaitannya dengan soal persiapan-persiapan Piala Asia, ya akan lebih baik lagi kalau memang kondisinya memang jadwal dari AFC itu dimundurkan," imbuh Sumardji.

Menurutnya, tambahan waktu tersebut menjadi keuntungan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan Timnas Indonesia sebelum menghadapi lawan-lawan di turnamen.

AFC Mundurkan Piala Asia 2027 akibat Konflik Timur Tengah

Keputusan penundaan Piala Asia 2027 diambil AFC menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi tersebut mengalami perubahan waktu penyelenggaraan karena adanya sejumlah pertimbangan.

AFC menyebut kendala logistik dan gangguan perjalanan sebagai faktor yang menjadi dasar penjadwalan ulang kompetisi.

Situasi tersebut membuat jadwal turnamen bergeser hampir satu tahun dari rencana awal.

Semula, Piala Asia akan digelar mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Setelah penyesuaian, kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.

Perubahan tersebut turut memengaruhi perencanaan persiapan tim-tim peserta, termasuk Indonesia.

Indonesia Masuk Grup F Bersama Jepang, Qatar, dan Thailand

Pada Piala Asia 2027, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Komposisi grup tersebut membuat skuad Garuda harus mempersiapkan diri menghadapi tiga negara yang menjadi pesaing pada fase grup.

Jepang, Qatar, dan Thailand akan menjadi lawan Indonesia dalam upaya melangkah ke fase berikutnya.

Jay Idzes dan rekan-rekannya memiliki tambahan waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan-pertandingan tersebut.

Bagi BTN, perubahan jadwal memberikan kesempatan untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap pemain yang akan dipanggil memperkuat tim nasional.

Persiapan yang lebih panjang juga menjadi perhatian karena Indonesia harus menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda dalam satu grup.

BTN Fokus Manfaatkan Tambahan Waktu untuk Evaluasi Pemain

Sumardji menekankan bahwa keuntungan utama dari penundaan Piala Asia terletak pada kesempatan memperbaiki kualitas persiapan tim.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya pengamatan dan analisis terhadap sejumlah pemain yang masuk dalam pertimbangan pemanggilan.

Dengan jadwal turnamen yang lebih panjang, proses evaluasi dapat dilakukan sebelum tim menentukan pemain untuk menghadapi Piala Asia.

Namun, Sumardji belum menjelaskan secara terperinci perubahan program persiapan maupun agenda pertandingan yang akan disusun setelah keputusan AFC tersebut.

Timnas Indonesia kini memiliki waktu hingga akhir Desember 2027 sebelum memulai perjuangan di Piala Asia yang berlangsung sampai Januari 2028.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan
FLOII 2026