
Pantau - Peneliti dari Universitas Barcelona (UB), Spanyol, menggunakan drone dan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mengidentifikasi varietas gandum yang tahan terhadap perubahan iklim tanpa mengurangi hasil panen.
Teknologi Canggih untuk Pertanian Modern
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Plant Phenomics pada April ini dilakukan bersama pusat riset internasional Agrotecnio guna menjawab tantangan industri pertanian dalam menjaga stabilitas produksi di tengah perubahan lingkungan.
Tim peneliti memanfaatkan drone, kamera udara dan darat, serta sensor untuk mengumpulkan data tanaman yang kemudian diolah menggunakan model AI.
Jara Jauregui, salah satu peneliti, mengatakan, "Seorang teknisi saja dapat keluar dengan drone, memetakan semuanya, dan para analis di kantor dapat menganalisis perbedaan berbagai tanaman dan mendapatkan perkiraan yang akurat soal apakah varietas ini akan menghasilkan lebih banyak atau lebih tahan terhadap situasi dengan variabilitas iklim."
Hasil Studi dan Temuan Utama
Peneliti menganalisis 64 varietas gandum durum yang ditanam dalam dua kondisi Mediterania berbeda, yakni sistem irigasi dan tadah hujan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan awal yang kuat serta pematangan lebih cepat menjadi faktor utama dalam menghasilkan panen yang konsisten di tengah perubahan iklim.
Teknologi ini dinilai mampu mempercepat proses seleksi tanaman sekaligus mengurangi kebutuhan evaluasi manual di lapangan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





