
Pantau - Google Cloud menghadirkan teknologi AI generatif melalui platform VidioGen untuk membantu kreator profesional meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperluas eksplorasi kreativitas.
Kolaborasi Teknologi dan Industri Kreatif
Teknologi ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan perusahaan media hiburan, termasuk tim teknologi Vidio dari Emtek Group.
Managing Director Google Cloud Asia Tenggara Mark Micallef menekankan peran teknologi dalam mendukung kreativitas manusia.
Ia mengatakan, "Sejak dulu, manusia adalah pencerita, dan teknologi memberi cara baru untuk membagikan pandangan dan pengalaman dengan dampak yang lebih besar,"
VidioGen dibangun menggunakan Gemini Enterprise Agent Platform serta didukung teknologi seperti Veo, Imagen, dan Gemini.
Platform ini menyediakan berbagai alat bantu untuk mempercepat proses produksi dan mengurangi pekerjaan teknis berulang.
Fitur AI Percepat Produksi Konten
Teknologi AI memungkinkan kreator mengeksplorasi konsep visual dengan cepat, termasuk memperluas tampilan dari close-up menjadi panorama.
Veo dan Imagen membantu menciptakan elemen visual yang konsisten, sementara AI dapat menyesuaikan detail seperti tekstur dan pencahayaan tanpa perlu pengambilan ulang.
Fitur long-context AI juga membantu menjaga konsistensi visual antar adegan dalam produksi.
Selain itu, Gemini 3 Pro Image memungkinkan penyesuaian kostum karakter secara cepat dan presisi.
Managing Director Emtek Group Sutanto Hartono menekankan pentingnya kolaborasi manusia dan teknologi.
Ia mengatakan, "Kami percaya masa depan industri konten akan dibangun melalui kolaborasi antara kreator dan AI yang membuka banyak kemungkinan baru, dengan New Keluarga Somat sebagai contoh awal. Bersama Google Cloud, kami akan terus mengembangkan VidioGen dan inisiatif Studio of the Future, dan tetap menempatkan kreativitas manusia serta keaslian budaya sebagai inti dari cerita Indonesia,"
Secara keseluruhan, teknologi AI Google Cloud mendorong efisiensi produksi sekaligus membuka peluang baru dalam industri kreatif dengan tetap menempatkan kreativitas manusia sebagai pusat utama.
- Penulis :
- Gerry Eka





