
Pantau - Museum sains skala besar pertama di China yang didedikasikan untuk gletser modern resmi dibuka untuk umum pada Jumat, 8 Mei 2026.
Museum tersebut bernama Museum Sains Gletser Bayi dan berada di wilayah Qilian, Provinsi Qinghai, China.
Museum dibangun di kawasan Dataran Tinggi Qinghai-Tibet yang dikenal sebagai salah satu kawasan penting sistem gletser di China.
Museum ini dirancang untuk memberikan pengalaman imersif kepada pengunjung dalam mengenal gletser modern dan perannya terhadap sistem perairan darat.
Museum Sains Gletser Bayi terdiri atas dua lantai utama.
Lantai dasar museum memiliki tiga zona pameran utama, yaitu Kelahiran Gletser, Krisis Gletser, dan Harapan.
Zona pameran menggunakan berbagai teknologi seperti diorama miniatur, tampilan multimedia interaktif, dan teknologi imersif.
Pameran tersebut menjelaskan secara sistematis tentang pembentukan gletser, distribusi, evolusi, fungsi ekologis, dampak perubahan iklim, hingga upaya konservasi gletser.
Lantai kedua museum difungsikan sebagai ruang multifungsi yang menggabungkan pameran budaya, layanan rekreasi, pendidikan alam, dan kegiatan penelitian.
Museum tersebut disebut menjadi tambahan penting bagi jaringan infrastruktur pendidikan ekologi China.
Pemerintah China menilai museum ini dapat membantu meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak perubahan iklim terhadap ekosistem gletser yang rentan.
Gletser Bayi merupakan sumber utama sistem perairan pedalaman Pegunungan Qilian sekaligus lokasi observasi penting untuk memantau perubahan ekologis di wilayah tersebut.
Wakil Direktur Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Provinsi Qinghai Hou Tianmin mengatakan museum tersebut merangkum hasil penelitian dan pemantauan gletser selama bertahun-tahun.
“Museum itu merangkum hasil pemantauan gletser dan temuan penelitian ilmiah selama bertahun-tahun, merekonstruksi secara autentik sejarah evolusi gletser Qilian, mencerminkan perjalanan berat konservasi gletser, serta menampilkan pencapaian nyata perlindungan ekologis di Pegunungan Qilian,” kata Hou Tianmin.
Hou berharap pengunjung dapat merasakan langsung pesona gletser sekaligus memahami nilai ekologis yang dimilikinya.
Wakil Presiden Institut Ekologi dan Sumber Daya Lingkungan Barat Laut Akademi Ilmu Pengetahuan China Li Zongxing menyebut museum tersebut bukan sekadar ruang pameran biasa.
“Museum itu merupakan platform penting untuk menerjemahkan penelitian ilmiah ke dalam pemahaman publik, yaitu penemuan-penemuan mutakhir dalam studi gletser dan ekologi disajikan dengan cara yang mudah dipahami, jelas, dan nyata,” ujar Li Zongxing.
Li mengatakan museum juga berfungsi sebagai ruang pendidikan perlindungan ekologi yang menunjukkan realitas penyusutan gletser dan upaya konservasi di Pegunungan Qilian.
Pegunungan Qilian membentang di perbatasan Provinsi Qinghai dan Gansu serta menjadi penghalang ekologis penting di China barat.
Kawasan Pegunungan Qilian diketahui memiliki lebih dari 2.600 gletser.
- Penulis :
- Gerry Eka





