HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Douyin Kucurkan Rp3,8 Triliun untuk Perkuat Industri Mikrodrama di China

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Douyin Kucurkan Rp3,8 Triliun untuk Perkuat Industri Mikrodrama di China
Foto: (Sumber: Kepala Departemen Kemitraan Konten di pusat hak cipta drama pendek Douyin Group Hua Yuesheng pada Senin (11/5) mengatakan bahwa grup itu akan menggelontorkan dana senilai lebih dari 1,5 miliar yuan (1 yuan = Rp2.577).)

Pantau - Douyin Group, operator platform media sosial asal China di bawah naungan ByteDance, meningkatkan investasi besar-besaran dalam produksi mikrodrama live-action seiring pesatnya pertumbuhan industri konten pendek di negara tersebut.

Pengumuman itu disampaikan dalam konferensi industri mikrodrama di Changsha, Provinsi Hunan, China.

Kepala Departemen Kemitraan Konten di pusat hak cipta drama pendek Douyin Group Hua Yuesheng mengatakan perusahaan akan menggelontorkan dana lebih dari 1,5 miliar yuan atau sekitar Rp3,8 triliun untuk mendukung produksi mikrodrama sepanjang tahun ini.

Dana tersebut disebut meningkat rata-rata 60 persen untuk setiap karya dibandingkan sebelumnya.

Industri Mikrodrama China Tumbuh Pesat

Douyin menilai industri mikrodrama China kini memasuki fase pertumbuhan cepat didorong perkembangan ekosistem digital dan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Berdasarkan data Douyin, rata-rata waktu menonton harian mikrodrama live-action meningkat hampir empat kali lipat dalam setahun terakhir.

Selain itu, lebih dari 1.100 mikrodrama tercatat berhasil meraih lebih dari 1 miliar penayangan masing-masing.

Jumlah genre mikrodrama juga meningkat signifikan dari 44 genre pada tahun lalu menjadi 65 genre tahun ini.

Douyin Siapkan Program Dukungan Industri

Pemimpin redaksi platform mikrodrama Hongguo yang berada di bawah Douyin Group, Le Li, mengatakan perusahaan meluncurkan sejumlah proyek pendukung guna memperluas partisipasi kreator dan inovasi di industri mikrodrama.

"Dengan latar belakang tersebut, Douyin meluncurkan beberapa proyek pendukung untuk mikrodrama live-action guna mendorong partisipasi dan inovasi yang lebih luas di industri ini," ungkapnya.

Industri mikrodrama dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sektor hiburan digital dengan pertumbuhan tercepat di China karena didukung konsumsi konten pendek melalui platform media sosial.

Penulis :
Aditya Yohan