HOME  ⁄  Teknologi & Sains

NASA Siapkan Tiga Misi ke Bulan Sebelum Akhir 2026 untuk Bangun Pangkalan Permanen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

NASA Siapkan Tiga Misi ke Bulan Sebelum Akhir 2026 untuk Bangun Pangkalan Permanen
Foto: (Sumber : (Dari kiri ke kanan) Model-model Blue Origin Mark 1 Lunar Lander, Astrolab Crewed Lunar Rover, Lunar Outpost Pegasus rover, dan Firely Elytra Dark orbiter terlihat pada akhir konferensi pers untuk membahas Moon Base, sebuah inisiatif eksplorasi dan infrastruktur bulan jangka panjang yang dirancang untuk memungkinkan kehadiran manusia yang berkelanjutan dan perluasan aktivitas ilmiah dan komersial di Kutub Selatan bulan. (ANTARA/NASA-Aubrey Gemignani).)

Pantau - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA berencana menjalankan tiga misi ke Bulan sebelum akhir 2026 sebagai bagian dari proyek pembangunan pangkalan bulan permanen.

Program tersebut menjadi kelanjutan misi Artemis II yang sukses dilaksanakan pada April 2026 dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang NASA memperluas aktivitas manusia di Bulan.

Tiga Misi Pangkalan Bulan Diluncurkan Bertahap

NASA menyebut misi pertama bertajuk Pangkalan Bulan I dijadwalkan meluncur paling cepat pada musim gugur 2026 menggunakan wahana pendarat Blue Origin Blue Moon Mark 1 Endurance.

Misi itu akan membawa instrumen Studi Permukaan-Asap Bulan dan kamera untuk mempelajari kondisi permukaan bulan sebagai persiapan pendaratan berikutnya.

Misi kedua bernama Pangkalan Bulan II akan menggunakan wahana pendarat Griffin milik Astrobiotic untuk menurunkan rover FLIP buatan Astrolab.

Rover tersebut akan membantu pengembangan kendaraan medan bulan generasi baru untuk mendukung eksplorasi manusia di masa mendatang.

Sementara itu, misi ketiga yakni Pangkalan Bulan III akan memakai wahana pendarat Nova-C Trinity milik Intuitive Machine guna mempelajari pusaran bulan dan mengirimkan muatan milik Badan Antariksa Eropa serta Institut Astronomi dan Ilmu Antariksa Korea.

NASA Gandeng Sejumlah Perusahaan Antariksa

NASA juga mengumumkan sejumlah kontrak kerja sama dengan perusahaan antariksa untuk mendukung proyek eksplorasi bulan tersebut.

Astrolab dan Lunar Outpost masing-masing mendapatkan kontrak senilai 219 juta dolar AS dan 220 juta dolar AS untuk mengembangkan kendaraan medan bulan atau Lunar Terrain Vehicle (LTV).

Blue Origin memperoleh kontrak senilai 118 juta dolar AS untuk mengirimkan rover ke Bulan sekaligus mengembangkan wahana pendarat yang akan digunakan dalam misi mendatang.

NASA menyebut pengujian wahana pendarat Blue Origin telah selesai dilakukan dan prototipe generasi kedua untuk pelatihan awak juga sudah diterima pada Mei 2026.

Manusia Dijadwalkan Kembali ke Bulan pada 2028

Rangkaian misi baru itu merupakan bagian dari jadwal terbaru NASA yang diumumkan pada Februari 2026 setelah badan antariksa tersebut menunda pengiriman manusia ke permukaan Bulan hingga 2028.

Sebelum misi berawak dilakukan, NASA juga berencana mengirimkan drone dalam program MoonFall untuk memetakan lokasi pendaratan calon astronot di masa depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf