
Pantau - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku melatih 31 penyuluh pertanian di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) untuk membuat poligon lahan pertanian menggunakan aplikasi Field Measure Area guna mendukung pendataan lahan berbasis teknologi digital.
Pelatihan yang berlangsung di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, tersebut bertujuan meningkatkan akurasi pemetaan lahan serta memodernisasi pengelolaan data sektor pertanian.
Kepala BBRMP Maluku Gunawan mengatakan penguasaan aplikasi Field Measure Area akan membantu penyuluh menghasilkan data luas lahan yang lebih tepat untuk mendukung program pertanian.
"Penguasaan aplikasi Field Measure Area akan membantu penyuluh menghasilkan data luas lahan yang lebih akurat, sehingga dapat mendukung penyusunan program dan pengambilan kebijakan di sektor pertanian," ujar Gunawan.
Penyuluh Dilatih Petakan Lahan Secara Digital
Sebanyak 31 penyuluh yang mengikuti pelatihan berasal dari lima Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yaitu BPP Seram Barat, BPP Huamual, BPP Taniwel, BPP Taniwel Timur, dan BPP Waesala.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kelasi Penyuluh Pertanian CWS Provinsi Maluku Hamid serta Kepala Tim Kerja Penyuluh Pertanian CWS Kabupaten Seram Bagian Barat Bertha.
Dalam bimbingan teknis tersebut, peserta diberikan pelatihan membuat poligon lahan menggunakan aplikasi Field Measure Area, mengukur luas lahan pertanian secara digital, serta memetakan lokasi lahan secara lebih akurat.
Hasil pemetaan lahan tersebut diharapkan dapat membantu penyusunan basis data pertanian, perencanaan program pertanian, penyusunan laporan, serta pengambilan keputusan di lapangan.
Dorong Transformasi Pertanian Modern
Selain mendapatkan materi teori di dalam kelas, para penyuluh juga melakukan praktik langsung di lokasi pertanian Kecamatan Kairatu dengan menggunakan aplikasi Field Measure Area.
Metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik bertujuan mempermudah peserta memahami serta menguasai penggunaan teknologi digital.
Melalui kegiatan tersebut, BBRMP Maluku menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian, memperkuat peran penyuluh sebagai pendamping utama petani, mempercepat transformasi pertanian modern di Provinsi Maluku, serta mendorong sistem pertanian yang lebih efisien dan berbasis teknologi.
Gunawan berharap keterampilan tersebut dapat diterapkan oleh seluruh penyuluh saat mendampingi petani di wilayah masing-masing.
"Kami berharap seluruh penyuluh dapat menerapkan keterampilan ini saat mendampingi petani di wilayah binaannya, sehingga proses pendataan dan pemetaan lahan pertanian menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis teknologi," ungkap Gunawan.
- Penulis :
- Leon Weldrick



