HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Kementerian Pariwisata Sebut AI Permudah Wisatawan Susun Perjalanan dan Pilih Destinasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian Pariwisata Sebut AI Permudah Wisatawan Susun Perjalanan dan Pilih Destinasi
Foto: (Sumber : Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menjelaskan tujuan dari dibuatnya MaiA dalam temu media di Jakarta, Jumat (5/6/2026). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti.)

Pantau - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin mempermudah wisatawan dalam menyusun rencana perjalanan wisata, mulai dari memilih destinasi, mengatur aktivitas, hingga memperoleh rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan pribadi.

AI Bantu Wisatawan Temukan Destinasi dan Rute Perjalanan

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan tren wisata saat ini menunjukkan masyarakat lebih banyak memanfaatkan AI untuk mencari informasi perjalanan.

"Trennya apa sekarang? Orang yang mengklik itu sukanya apa? Destinasi-destinasi mana yang disukai oleh mereka misalnya. Makanya mereka akan mencari dengan bantuan AI," ungkap Made dalam temu media di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, wisatawan modern cenderung menginginkan perjalanan yang fleksibel dan bermakna, namun sering kali kesulitan menentukan destinasi maupun aktivitas yang ingin dilakukan.

Kehadiran AI memungkinkan wisatawan memperoleh informasi yang dibutuhkan hanya melalui kata kunci tanpa harus menelusuri banyak sumber informasi secara manual.

Made menjelaskan AI juga mampu mempelajari kebiasaan pengguna berdasarkan riwayat pencarian dan pengalaman sebelumnya.

"Jadi misalnya rekan-rekan minum di hotel atau resort, dulu ada butler sekarang dikasih aplikasi. Mau makan apa, dia sudah tahu karena ada track record kita di hotel A, B, C. Akhirnya kalau pagi, dia (AI) sudah tahu saya suka kopi hitam, dia tidak akan merekomendasikan untuk menyajikan cappuccino," ujarnya.

Selain itu, AI dapat membantu wisatawan menghindari rute yang padat sehingga berpotensi mengurangi fenomena over tourism di sejumlah destinasi populer.

Kemenpar Hadirkan MaiA untuk Dukung Transformasi Pariwisata Digital

Dari sisi pemerintah, teknologi AI juga dinilai mampu membantu memetakan tren wisatawan, mulai dari destinasi favorit hingga kuliner yang paling banyak dicari.

Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata di masa depan.

Sebagai respons terhadap perkembangan teknologi tersebut, Kemenpar menghadirkan Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA).

Platform berbasis AI itu dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata nasional melalui teknologi yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan wisatawan.

MaiA dapat diakses melalui situs indonesia.travel dan menjadi bagian dari program Tourism 5.0 yang menekankan pentingnya digitalisasi sektor pariwisata.

"Dengan dukungan teknologi AI, indonesia.travel dapat bertransformasi menjadi website one-stop travel solution to Indonesia yang berperan sebagai asisten perjalanan cerdas, personal, responsif dan praktis," kata Made.

MaiA akan mendampingi wisatawan sejak tahap mencari inspirasi perjalanan, menyusun rencana, melakukan pemesanan, menikmati pengalaman wisata, hingga membagikan pengalaman mereka setelah perjalanan selesai.

Penulis :
Ahmad Yusuf