
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong mahasiswa mengambil peran aktif dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan, khususnya pengelolaan sampah dan transisi energi berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Kemdiktisaintek Perkuat Peran Mahasiswa dan Perguruan Tinggi
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, mengungkapkan, "Pengelolaan sampah merupakan persoalan yang melibatkan aspek teknologi, ekonomi, tata kelola, dan transformasi sosial masyarakat. Kita membutuhkan talenta-talenta yang mampu melihat persoalan secara menyeluruh dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan."
Kemdiktisaintek telah mendukung berbagai kegiatan riset yang berkaitan dengan pengolahan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi di bidang pengelolaan lingkungan.
Fauzan menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi berbasis kepakaran akademik sekaligus membina talenta agar mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.
Kemdiktisaintek juga mendorong keterlibatan mahasiswa melalui Program Aksara Mahasiswa atau Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa.
Dalam program tersebut, mahasiswa turun langsung ke tengah masyarakat untuk berdialog dengan warga dan memetakan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
Mahasiswa turut membangun kesadaran publik mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta mendorong penerapan praktik pengelolaan sampah yang lebih baik mulai dari tingkat rumah tangga.
Fauzan menjelaskan, "Mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membantu membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan solusi yang berkelanjutan."
Sinergi Pemerintah dan Kampus Dinilai Penting
Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Danang Sri Hadmoko, menyampaikan bahwa perguruan tinggi merupakan tempat pembinaan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.
Danang mengungkapkan, "Isu energi dan persoalan strategis perlu dijawab melalui pendekatan multidisiplin dan multiaktor."
Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menghadirkan solusi berkelanjutan bagi pengelolaan sampah dan transisi energi.
- Penulis :
- Gerry Eka





