HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Universitas Lampung dan BRIN Siapkan Pusat Kolaborasi Riset Singkong untuk Dorong Inovasi Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Universitas Lampung dan BRIN Siapkan Pusat Kolaborasi Riset Singkong untuk Dorong Inovasi Nasional
Foto: (Sumber : Penandatanganan kerjasama Unila dan BRIN untuk bentuk Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Cassava. Bandarlampung, Minggu (21/6/2026)

Pantau - Universitas Lampung (Unila) menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk membentuk Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Cassava atau singkong guna memperkuat inovasi dan pengembangan komoditas unggulan nasional.

Rektor Unila Lusmeilia Afriani mengatakan usulan pembentukan PKR Cassava mendapat dukungan langsung dari Kepala BRIN Arif Satria.

Menurutnya, BRIN meminta Unila menyiapkan proposal yang komprehensif dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta sektor industri.

Pemilihan singkong sebagai fokus riset didasarkan pada posisi Lampung yang merupakan daerah penghasil singkong terbesar di Indonesia.

Salah satu fokus unggulan yang akan dikembangkan adalah Cassava Centre atau pusat riset singkong milik Universitas Lampung.

Libatkan Berbagai Disiplin Ilmu

Lusmeilia menjelaskan Unila memiliki sejumlah kekuatan untuk mendukung pengembangan riset singkong.

Kekuatan tersebut meliputi sumber daya manusia yang besar, kapasitas akademik dan kepakaran yang memadai, serta keseimbangan gender yang dinilai menjanjikan dalam pengembangan riset.

Program PKR Cassava tidak hanya melibatkan satu disiplin ilmu.

Berbagai fakultas akan berkolaborasi dalam pengembangan riset tersebut, termasuk Teknik Elektro, Teknik Mesin, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta bidang ilmu terkait lainnya.

Pendekatan multidisiplin tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan produk singkong yang memiliki kualitas tinggi serta daya saing di pasar global.

Fokus pada Hilirisasi dan Dampak Ekonomi

Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa proposal yang diajukan harus berfokus pada satu topik utama, namun dibahas secara menyeluruh dan memiliki dampak yang jelas.

Menurutnya, PKR Cassava akan menjadi warna baru dalam program riset BRIN yang saat ini diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas UMKM, memperkuat industri swasta nasional, mendorong hilirisasi hasil riset, dan menghasilkan dampak ekonomi yang nyata.

BRIN juga berupaya memfasilitasi kerja sama pengembangan teknologi maju dari berbagai negara agar dapat diterapkan di Indonesia.

Pembentukan PKR Cassava diharapkan menjadi pusat kolaborasi riset singkong nasional yang mampu menghasilkan inovasi varietas dan produk singkong, meningkatkan nilai tambah komoditas, mendukung industri berbasis singkong, memperkuat daya saing Indonesia di pasar global, serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani, UMKM, dan industri nasional.

Penulis :
Gerry Eka