
Pantau - Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) mengungkap daftar 10 teknologi berkembang teratas tahun 2026 dalam ajang Davos Musim Panas di Dalian, China, yang diperkirakan akan membentuk industri, kebijakan, dan kehidupan masyarakat dalam lima tahun mendatang.
Laporan bertajuk Top 10 Emerging Technologies of 2026 dirilis bersama oleh WEF dan penerbit riset Frontiers pada Selasa (23/6).
Laporan tersebut menyoroti pergeseran inovasi teknologi dari pengembangan kecerdasan buatan yang berfokus pada perangkat lunak menuju sistem fisik yang menopang sektor energi, kesehatan, pangan, dan material.
Daftar Teknologi yang Diprediksi Berpengaruh Besar
Teknologi pertama yang masuk daftar adalah energi everything-to-grid yang memungkinkan kendaraan listrik dan bangunan menyimpan sekaligus menyalurkan listrik kembali ke jaringan sesuai kebutuhan.
Teknologi kedua adalah ekstraksi litium langsung yang mampu menghasilkan litium berkualitas baterai hanya dalam hitungan jam tanpa menggunakan kolam penguapan konvensional.
Material pendingin radiatif pasif juga masuk dalam daftar karena mampu menjaga bangunan tetap sejuk tanpa konsumsi listrik.
Teknologi penghancuran PFAS turut mendapat perhatian karena dapat mengubah bahan kimia berbahaya menjadi zat alami yang aman bagi lingkungan dan sumber air.
Fermentasi presisi menjadi teknologi berikutnya yang berpotensi merevolusi produksi bahan pangan dan obat-obatan.
Inovasi Kesehatan hingga Keamanan Digital
Di bidang kesehatan, pengantaran obat berbasis eksosom dinilai menjanjikan karena mampu mengirimkan obat secara tepat sasaran ke sel yang sakit menggunakan sistem alami tubuh manusia.
Vaksin kanker mRNA yang dipersonalisasi juga masuk daftar karena dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker.
Sementara itu, simulasi kuantum diprediksi mempercepat penemuan obat baru melalui kemampuan komputasi yang lebih canggih.
Teknologi world model turut dipilih karena mampu memprediksi berbagai skenario dunia nyata untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
Adapun teknologi terakhir adalah kriptografi berbasis kisi (lattice-based cryptography) yang dirancang untuk melindungi data digital sensitif dari ancaman komputer kuantum di masa depan.
WEF menilai berbagai teknologi tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong transformasi global dan menciptakan dampak luas bagi ekonomi maupun masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





