
Pantau - Australia berhasil menggelar uji coba nasional sistem peringatan darurat baru, AusAlert, setelah sinyal peringatan berhasil disiarkan melalui 94 persen menara seluler yang menjadi target menjelang peluncuran resmi pada Oktober 2026.
Uji Coba Lampaui Target Nasional
Otoritas Manajemen Kedaruratan Nasional (National Emergency Management Authority/NEMA) Australia melaksanakan uji coba sistem peringatan seluler AusAlert pada Senin (27/7/2026) dengan mengirimkan peringatan ke seluruh perangkat seluler pada pukul 14.00 Waktu Standar Timur Australia.
Menteri Manajemen Kedaruratan Australia Kristy McBain mengatakan hasil uji coba tersebut melampaui target NEMA yang menetapkan cakupan minimal 90 persen menara seluler.
Ia mengungkapkan, "Uji coba tersebut telah menunjukkan kemampuannya dalam menyampaikan peringatan darurat dengan cepat dan dalam skala besar."
McBain menambahkan, "Ini merupakan uji coba yang sangat sukses. Kami menjangkau lebih banyak menara daripada yang kami perkirakan."
AusAlert Siap Beroperasi pada Oktober
Sistem AusAlert dikembangkan setelah komisi kerajaan yang dibentuk pada 2020 merekomendasikan pembaruan sistem peringatan bencana agar lebih modern, andal, dan konsisten secara nasional.
Berbeda dengan sistem sebelumnya yang mengandalkan pesan singkat atau SMS, AusAlert memanfaatkan teknologi siaran seluler untuk mengirimkan peringatan langsung ke perangkat pengguna.
Koordinator Jenderal Sementara NEMA Patrick Hetherington mengatakan seluruh data hasil uji coba akan dievaluasi sebelum sistem diluncurkan secara penuh.
Ia mengungkapkan lembaganya akan menilai seluruh data dari pelaksanaan uji coba guna melakukan penyesuaian yang diperlukan sebelum AusAlert resmi beroperasi pada Oktober 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan



