HOME  ⁄  Teknologi & Sains

DKI Jakarta Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Layanan Digital JAKI

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

DKI Jakarta Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Layanan Digital JAKI
Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Smart City (JSC) meraih penghargaan kategori Outstanding City–Overseas Cities dalam World Smart City Expo (WSCE) 2026 Award di Busan, Korea Selatan atas inovasi JAKI

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Smart City (JSC) meraih penghargaan kategori Outstanding City–Overseas Cities dalam World Smart City Expo (WSCE) 2026 Award di Busan, Korea Selatan, berkat inovasi Jakarta Kini (JAKI).

JAKI mendapat apresiasi karena dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kota berbasis teknologi sekaligus memperkuat layanan publik digital di Jakarta.

Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City Ponirin Ariadi Limbong mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemprov DKI untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan inovasi yang mampu menjawab persoalan perkotaan dan meningkatkan kualitas layanan publik," kata Ponirin.

Menurut Ponirin, penghargaan internasional tersebut juga menjadi pengakuan terhadap pengembangan JAKI sebagai platform layanan digital yang terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

JAKI Integrasikan 107 Layanan Publik

JAKI kini berkembang dari sekadar aplikasi pengaduan menjadi pusat integrasi 107 layanan publik dari 61 perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan dalam WSCE 2026 yang berlangsung pada 9–11 September 2026 dan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah negara untuk membahas perkembangan kota cerdas.

WSCE 2026 memberikan apresiasi kepada kota dan institusi yang menunjukkan inovasi dalam pengembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ponirin menjadi pembicara pada panel bertajuk “Jakarta as a Global City: Digital Integration for Sustainable Public Services”.

Ponirin memaparkan strategi Jakarta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembangunan kota berkelanjutan melalui JAKI, sistem transportasi terpadu JakLingko, ekosistem UMKM JakPreneur, serta pengelolaan sampah berbasis teknologi Waste to Energy.

Transformasi Digital Diikuti Penguatan SDM

Ponirin menyebut transformasi digital perlu dibarengi dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kolaborasi antarkota.

Melalui Jakarta-Seoul Connect, Pemprov DKI Jakarta bersama Seoul National University Global R&DB Center menjajaki pengembangan program peningkatan kapasitas pemimpin sektor publik melalui pembelajaran daring yang disesuaikan dengan kebutuhan Jakarta.

Program tersebut berpotensi dikembangkan untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur di kota-kota lain di Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan penghargaan terhadap JAKI menunjukkan pengembangan layanan digital Jakarta sejalan dengan agenda pembangunan kota global yang menempatkan kebutuhan dan partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam pemerintahan.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya Jakarta membangun layanan digital yang dekat dengan masyarakat mendapat apresiasi internasional," kata Marulina.

Menurut Marulina, JAKI menjadi bagian dari perjalanan Jakarta menuju kota global dengan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kepercayaan, membuka ruang partisipasi, dan merespons kebutuhan masyarakat secara terintegrasi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026