
Pantau - China terus memajukan pengembangan baju antariksa Wangyu untuk mendukung rencana pendaratan pesawat berawak di bulan pada 2030 dengan sejumlah teknologi utama telah terpasang.
Pakar Pusat Penelitian Keilmuan dan Pelatihan Astronautika China (ACC) Zhang Wanxin menyampaikan perkembangan tersebut dalam konferensi teknik medis dirgantara di Tianjin, China, Sabtu (19/9/2026).
Baju antariksa Wangyu yang berarti “menatap ke alam semesta” mulai dikembangkan pada 2020 untuk memenuhi kebutuhan astronaut ketika beroperasi di permukaan bulan dengan kondisi lingkungan ekstrem.
Zhang mengatakan Wangyu dirancang dengan karakteristik ringan, ringkas, efisien, dan aman untuk mendukung aktivitas astronaut.
China Siapkan Teknologi untuk Lingkungan Ekstrem Bulan
Pengembangan Wangyu difokuskan pada kemampuan menghadapi kondisi kompleks di permukaan bulan sebagai bagian dari persiapan misi berawak China.
Selain mengembangkan baju antariksa, China melakukan penelitian terhadap kondisi kesehatan astronaut untuk menghadapi penerbangan antariksa dalam jangka panjang.
Salah satu penelitian tersebut dilakukan melalui percobaan tirah baring “Dixing-3” yang ditujukan untuk mempelajari tantangan fisiologis selama berada di antariksa dan menjalani misi pendaratan di bulan.
Percobaan Dixing-3 Teliti Kondisi Fisik Astronaut
Pakar ACC Qu Lina mengatakan percobaan Dixing-3 dimulai pada Mei 2026 dengan melibatkan sukarelawan yang dibagi menjadi beberapa kelompok.
Para sukarelawan menghabiskan waktu selama 15 atau 30 hari dalam posisi berbaring serta menjalankan aktivitas sehari-hari seperti makan, membersihkan diri, tidur, hingga buang air dalam kondisi tersebut.
Hasil percobaan menunjukkan metode tersebut efektif melindungi tulang, otot, dan sistem kardiovaskular manusia.
Temuan tersebut diharapkan memberikan dukungan teknis bagi misi tinggal dalam jangka panjang di antariksa serta rencana pendaratan berawak China di bulan pada 2030.
- Penulis :
- Gerry Eka




